PARIAMAN, forumsumbar —Mewakili Presiden RI, Menko Perekonomian Airlangga Hartato menghadiri acara puncak Hari Nusantara 2019 Tingkat Nasional yang dipusatkan di Kota Pariaman, Sabtu (14/12). Ikut dalam rombongan Menko, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Asops KASAL Laksamana Muda TNI Didik Setiyono dan Dirjen Kominfo Widodo Muktiyo.
Acara yang dihadiri ribuan masyarakat itu, diisi dengan kegiatan menarik seperti Gandang Tasa Kreasi yang berhasil masuk dalam rekor MURI dengan jumlah 1000 pelajar, atraksi terjun payung oleh 28 penerjun dari TNI AL, dan Parade Perahu Hias yang dihadiri oleh ribuan masyarakat yang ingin melihat secara langsung.
Selain itu, diadakan pula penandatanganan Prasasti Kawasan Pantai Gandoriah, penandatangan Prasasti Pengamanan Pantai Pariaman dan penandatangan Prasasti Bantuan Rumah Khusus Nelayan Nagari Karan Aur, serta pemberian bantuan stimulan rumah swadaya sebanyak 1000 unit.
Disampaikan Menko Airlangga Hartato dalam sambutannya, peringatan Hari Nusantara merupakan sarana penguat Wawasan Nusantara dan sekaligus sarana mengembangkan potensi daerah, seperti menjadi destinasi pariwisata nasional maupun internasional.

“Laut harus ditempatkan sebagai sumber daya yang potensial dan menjadi perekat budaya maritim. Stabilitas dan keamanan di kawasan Asia tenggara dan Asia timur harus diwujudkan melalui peran aktif seluruh Negara di kawasan ini, termasuk Indonesia,” ujar Airlangga yang baru terpilih sebagai Ketua Umum Partai Golkar itu.
Lebih lanjut disampaikan, bahwa pemerintah mendorong beberapa hal terkait program-program kewilayahan terutama pariwisata yang berbasis kelautan. Di Sumatera Barat ada kawasan proyek strategis nasional yang menjadi kawasan wisata. “Ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah investasi dan wisatawan, yang ujungnya pada peningkatan perekonomian masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Walikota Pariaman Genius Umar dalam sekapur sirihnya mengucapkan terima kasih dengan dipercayakannya kota Pariaman sebagai tuan rumah Peringatan Hari Nusantara 2019. “Ini menjadi berkah tersendiri bagi Kota Pariaman, terutama dalam pembangunan infrastruktur. Akses jalan menuju lokasi puncak acara Peringatan Hari Nusantara di Pantai Gandoriah berhasil diaspal hotmix hanya dalam tempo dua hari pengerjaan saja,” tutur Walikota Pariaman, Genius Umar dalam pidato pembukaan di panggung utama acara puncak Hari Nusantara 2019.
Ditambahkan oleh Genius, selain dari bidang infrastruktur, acara Hari Nusantara juga turut berpengaruh di bidang pariwisata dan menaikkan ekonomi keluarga nelayan di sepanjang Pantai Gandoriah.
“Kawasan pantai dan pulau-pulau yang dulunya tidak menarik, kita bangun menjadi destinasi wisata yang menarik. Kawasan perkampungan nelayan yang dulunya kumuh, kita jadikan kawasan wisata kuliner yang menggugah selera, sehingga memiliki nilai tambah terhadap peningkatan ekonomi keluarga nelayan di Kota Pariaman,” imbuhnya.
Hal ini tentunya semakin melengkapi identitas Kota Pariaman sebagai kota maritim, yang saat ini sedang giat-giatnya membangun sektor wisata maritim. “Melalui kesempatan ini dapat kami sampaikan, dengan ditetapkannya Kota Pariaman sebagai tuan rumah peringatan Hari Nusantara tahun 2019, semakin meneguhkan tekad kami siap menjadi penyangga utama Poros Maritim Nasional, gagasan besar dari Presiden Joko Widodo untuk menjadikan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia,” tutup Genius dalam pidatonya.

Sambutan selamat datang turut disampaikan pula oleh Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit kepada para tamu yang hadir. Dikatakan Nasrul Abit bahwa Pantai Gandoriah adalah salah satu pantai yang pengembangannya sangat besar. Dengan adanya bantuan APBN dan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus, pembangunan dipercepat dan angka kemiskinan turun. Disamping itu pula, pariwisata Sumbar akan menjadi destinasi wisata bertaraf internasional.
Momentum peringatan Hari Nusantara dapat melahirkan kembali semangat yang mencerminkan kekuatan dan kekompakan bangsa untuk maju. “Diharapkan masyarakat Kota Pariaman mampu mengembangkan potensi ekonomi, khususnya pariwisata di Kota Pariaman dan Sumbar sebagai satu kesatuan yang utuh,” ujar Nasrul Abit. (Rel)






















