
PADANG, forumsumbar —-Seiring dengan semakin dekatnya pelaksanaan hari pencoblosan, Caleg DPRD Padang Joni Ismed, mohon doa dan dukungan dari masyarakat Kecamatan Koto Tangah Kota Padang, agar pada tanggal 14 Februari 2024, di saat Pemilu dilaksanakan, memilih dirinya di kertas suara.
“Mohon dukungan kapado dunsanak sadonyo, berkenan mamiliah Ambo, Joni Ismed, untuk DPRD Padang Dapil Padang 1 untuak Kecamatan Koto Tangah dari Partai Demokrat dengan nomor urut 5. Atas kemurahan hati dunsanak, kawan-kawan, apak, etek, uni, uda, adiak-adiak, kamanakan, sadonyo, Ambo ucapkan tarimo kasih,” ujar Joni Ismed, Rabu (31/1/2024).
Diingatkannya bahwa untuk DPRD Padang itu kertas suaranya berwarna hijau. “Pilih Partai Demokrat No 14, dan kemudian coblos nomor urut 5, yang tertera nama Joni Ismed,” imbuhnya.
Lanjut, Joni Ismed, selama masa kampanye dilaksanakan, ia terus melakukan sosialisasi ke tengah-tengah masyarakat Kecamatan Koto Tangah, untuk menyampaikan apa yang menjadi program-programnya di dalam membangun.
Ditambahkan Joni Ismed bahwa ia pernah menjadi Anggota DPRD Padang periode 2009-2014 dari PAN. “Selama 5 tahun saya menjadi Ketua Fraksi PAN DPRD Padang. Dimana saat itu Walikota Padang adalah Pak Fauzi Bahar,” ungkapnya.
Tapi sekarang, lanjut Joni Ismed, beberapa waktu ke belakang ia telah menjadi kader Partai Demokrat. Tidak lagi di PAN. Menurutnya, persoalan partai ini dimana ada kenyamanan. Saat ini ia merasa nyaman dengan partai besutan AHY itu, di dalam mengikuti kontestasi Pemilu 2024.

Joni Ismed yang mempunyai gala Sutan Pangeran ini merupakan putra asli Batipuah Panjang Kecamatan Koto Tangah. Dimana rumah orangtuanya persis di sebelah rel kereta api (KA), dekat jalan masuk ke Puskesmas Batipuah Panjang Koto Tangah, atau dekat SMAN 8 Padang.
Majunya ia ikut sebagai caleg, katanya, tak lain untuk menuntaskan pengabdiannya terhadap kampungnya Koto Tangah. Meneruskan pengabdiannya yang terputus, sebagai anggota dewan.
“Banyak persoalan-persoalan pembangunan di Koto Tangah yang harus diperjuangkan. Waktu menjabat jadi Anggota DPRD Padang, memang sudah banyak yang diperjuangkan. Tapi untuk menuntaskan pengabdian ke kampung Koto Tangah, saya ikut kembali sebagai caleg DPRD Padang. Mudah-mudahan niat ini di-ijabah oleh Allah Swt,” kata Ketua Suku Melayu Kota Padang ini.

Saat jadi Anggota DPRD Padang dulu itu, sebut Joni Ismed lagi, ia telah banyak memperjuangkan aspirasi masyarakat Koto Tangah, di antaranya; Puskesmas Pembantu Batipuah Panjang, yang sekarang sudah menjadi Puskesmas Induk, serta SMPN 45 Padang di Padang Sarai Koto Tangah, yang sekarang sudah ada pula filial-nya. Serta banyak lainnya dari pokir.
“Dari dulu persoalan pemekaran Kecamatan Koto Tangah selalu saya sampaikan. Karena dengan luasnya Kecamatan Koto Tangah, membuat pembangunan tidak fokus, makanya perlu dimekarkan. Dan sampai saat ini belum juga konkret, makanya perlu diperjuangkan terus,” tukas Ketua Komite SMPN 26 Padang, Batipuah Panjang Koto Tangah ini.
Dapil Padang 1 yang meliputi Kecamatan Koto Tangah ada 10 kursi yang akan diperebutkan oleh para caleg, baik sesama internal partai politik, maupun caleg antar partai politik.
“Mudah-mudahan langkah saya ini mendapatkan dukungan dari masyarakat Koto Tangah, dan memberikan amanahnya saat pencoblosan 14 Februari 2024. Dan 1 dari 10 kursi itu bisa diraih. Aamiin,” pungkas Joni Ismed.
(ika)





















