
PADANG, forumsumbar—Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar menggelar deklarasi di Surabaya, Sabtu (2/9/2023), sebagai pasangan capres dan cawapres di Pemilu 2024.
Terus bagaimana dengan Partai Ummat, sebagai partai yang ikut mendukung Anies Baswedan Capres? Apakah seperti PKS yang rapat Dewan Syuro dulu atau Partai Demokrat yang menyatakan akan keluar dari Koalisi Perubahan?
Ketua Dewan Pimpinan Wilyah (DPW) Partai Ummat Sumbar H Taslim Chaniago menegaskan, partainya tak persoalkan tentang cawapres, soal berpasangannya Anies-Muhaimin (AMIN), Partai Ummat no way back, tak ada jalan untuk kembali.
“Partai Ummat itu sudah jauh hari menetapkan dalam sebuah forum nasional dihadiri seluruh pengurus Partai Ummat se Indonesia, untuk mendukung Anies Baswedan sebagai presiden, bahasanya Anies for President from Partai Ummat,” ujar Anggota DPR RI periode 2009-2014 ini, Minggu (3/9/2023), di Padang.
Bahkan, sebutnya, Ketum DPP Partai Ummat Ridho sudah menyampaikan sikapnya bahwa masih tetap jadi parpol pendukung Anies Baswedan sebagai Capres.
“Mas Ridho selaku Ketum Partai Ummat tetap beristiqomah beberapa jam AMIN deklarasikan. Dan tetap mewaspadai perubahan cuaca dan arah angin sampai last minute,” ujar Taslim, didampingi Caleg Partai Ummat untuk DPRD Sumbar Dapil Sumbar II (Pariaman- Padang Pariaman) Adrian Tuswandi.
Menurut Taslim, selaku partai pendukung Anies Baswedan, ada semangat simbiosis mutualisme. Anies Baswedan didukung Partai Ummat jadi Capres, Taslim menegaskan itu keputusan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Ummat pada tahun 2022 lalu
“Pak Anies Capres sikap partai Ummat dan caleg serta kader Ummat selalu menyuarakan Anies for President di berbagai ruang sosialisasi,” ujar Taslim.
(Rel/Adr)























