
PASAMAN BARAT, forumsumbar — Jemaah haji dari 11 kecamatan se-Pasaman Barat yang tergabung dalam Kloter III Mess Padang akan mendarat di BIM hari Rabu, tanggal 19 Juli 2023 besok.
Sesuai permintaan pihak Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, jemaah haji yang kembali dari tanah suci tanggal 19 Juli besok, dan meninggalkan Asrama Haji Debarkasi Padang di Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman di hari yang sama, diturunkan di halaman rumah dinas bupati. Selanjutnya istirahat di Balerong Pusako Anak Nagari Pasaman Barat, Simpang Empat.
Seiring hal itu, Plt Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, diwakili Kasubbag Tata Usaha Sufrinas, dan dipandu Plh Kasi PHU (Penyelenggara Haji dan Umrah) Asriwan, pimpin rapat teknis penyambutan jemaah haji bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) jajaran Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Simpang Empat.
Hari Rabu, 19 Juli 2023, jelas Sufrinas, bertepatan dengan tanggal merah atau hari libur nasional, dalam rangka memperingati tanggal 1 Muharram 1445. Secara otomatis, kegiatan dinas di hari itu tidak ada. Namun, sebagai aparat di lingkungan Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, ASN Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, tetap mengantar, walau jam masuknya berbeda dengan hari biasanya.
Pekerjaan pokok yang dilaksanakan di hari itu, ingat Sufrinas, dikuatkan Asriwan, adalah penyambutan kepulangan jemaah haji asal Pasaman Barat di halaman kantor bupati, Simpang Empat. Dan sebelumnya berkumpul di Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Simpang Empat.
“Sesuai permintaan pihak Pemkab Pasaman Barat, bahwa pada tahun ini, tempat turunnya jemaah haji asal Pasaman Barat dilaksanakan di halaman rumah dinas bupati, dan selanjutnya istirahat di Balerong Pusako Anak Nagari Pasaman Barat, belakang rumah dinas bupati, Simpang Empat”, katanya.
Plh Kasi PHU Asriwan menjelaskan, khusus penjemputan koper atau tas besar jemaah. Setelah koper besar yang dimaksud turun dari truk di halaman Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Simpang Empat. Panitia menyusun seluruh koper haji yang dimaksud ke kantor secara rapi.
Setelah itu, tambahnya, masing-masing jemaah dipersilahkan mengambil koper bersangkutan. Jika koper haji dimaksud diambil keluarga jemaah, persyaratannya adalah, anggota keluarga jemaah dimaksud, membawa dan memperlihatkan buku paspornya kepada panitia di Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, agar koper jemaah yang bersangkutan bisa dibawa.

Tiga Jemaah Wafat di Tanah Suci
Seorang lagi jemaah haji asal Pasaman Barat wafat di tanah suci. Sekitar pukul 19.30 Waktu Arab Saudi (WAS) atau pukul 23.30 Wib Jumat, 14 Juli 2023 menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Mekkah Medical Center, Mekkah.
Almarhum bernama Andy Superno, usia 93 tahun, berasal dari Jorong Koto Gadang Jaya (Koja), Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, jelas Ketua Kloter (Kelompok Terbang) III Mess Padang Rali Tasman, didampingi Tim Pembimbing Ibadah Haji (TPIHI) Suharjo, melalui akun WhatsApp dari Mekkah, Sabtu (15/7/2023)
Almarhum merupakan jemaah haji tertentu dari Kecamatan Kinali dan tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) III Mess Padang.
Andy Superno bersama 317 jemaah meninggalkan Simpang Empat menuju Asrama Haji Embarkasi Padang tanggal 6 Juni 2023 dan terbang menuju Kota Madrasah tanggal 7 Juni 2023.
Ketua Kloter III Mess Padang Rali Tasman menjelaskan, almarhum memang sebagai jemaah tertua melaksanakan perjalanan ibadah haji ke tanah suci tahun ini.
Jika dilihat dari fisiknya, Andy Superno, memang sudah lanjut usia, dan ketika masih di Simpang Empat, dia tidak bisa berjalan secara normal lagi. Namun karena keteguhan hati dan dukungan seluruh anggota keluarga dia tetap tegar juga terus bersemangat berangkat melaksanakan perjalananl ibadah haji.
“Sebagai petugas haji, kami bangga dengan almarhum, dirinya bisa melakukannya seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik. Namun, karena Yang Maha Kuasa berkehendak, almarhum wafat dan sebelumnya dirinya dirawat di KKHI Mekkah”, jelas Rali Tasman.
Dengan wafatnya jemaah haji tertua pada Kloter III Mess Padang sekitar pukul 23.30 Wib, terang Rali Tasman, maka telah tiga orang jemaah haji asal Pasaman Barat yang wafat di tanah suci. Hari Kamis, 29 Juni 2023 lalu, Mastiarni, warga Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang menghembuskan nafas terakhirnya saat dirawat di Pos Kesehatan Mina.
Marwan, yang berusia 95 tahun, berasal dari Bandarejo, Kecamatan Pasaman, meninggal dunia sekitar pukul 20.00 WAS atau pukul 24.00 Wib hari Kamis (6/7/2023) lalu di Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Arab Saudi.
Jemaah haji Pasaman Barat yang tergabung dalam jemaah Kloter III Mess Padang, berjumlah 317 orang. Dengan wafatnya Mastiarni dan Marwan, dan Andy Superno, berarti jemaah asal Pasaman Barat yang tergabung dalam Kloter III Mess Padang menjadi 314 orang.
(gmz)























