
PASAMAN BARAT, forumsumbar.com —Walau pada Musyabaqah Qira’atul Kutub (MQK) Tingkat Sumatera Barat di komplek Pondok Pesantren (Ponpes) Sumatera Thawalib Parabek Bukittinggi, kafilah Kabupaten Pasaman Barat hanya meraih satu untuk Juara 1, tapi tetap mendapat tiket untuk ikut ke MQK Nasional.
“Alhamdulillah di arena MQK tingkat provinsi di Sumatera Thawalib Parabek Agam Bukittinggi, kafilah Kabupaten Pasaman Barat berhasil meraih tiga juara, dengan keberhasilan daerah berasa di urutan enam Sumatera Barat”, kata Plt Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, diwakili Plh Kasi Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam (Pakis) Ronaldi, di ruang kerjanya, Simpang Empat, Kamis (22/6/2023).
Selain satu peraih Juara 1 atau peroleh medali emas di ajang MQK se Sumatera Barat tahun 2023, yang diraih Taufiq Andora di cabang Balaghoh kelas Ulya putera, dari Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Muttaqin Ujung Tanjung, Kecamatan Lembah Melintang, diraih pula Juara 2, oleh Jauhari Sovia, di cabang Ushul fiqh, kelas Wustho putera, berasal dari Ponpes Darussalam Pinagar, Kecamatan Pasaman, dan Juara 3, diraih Hanifa Hudayani, untuk cabang Hadits kelas puteri, berasal dari Ponpes Darul Hadits di Air Rau, Kecamatan Kinali.
Dari keikutsertaan kafilah Pasaman Barat ke MQK tingkat Sumatera Barat, 19-21 Juni 2023 kemarin. Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat mengutus sebanyak 16 peserta dari enam pondok pesantren di kabupaten pemekaran dari Kabupaten Pasaman itu.
Pada MQK tahun 2023 ini, Kabupaten Pasaman Barat berhasil meraih peringkat enam, dari 19 kabupaten dan kota di Sumatera Barat.
Berikut daftar peringkat 1 sampai 6 kabupaten dan kota se Sumatera Barat;
1. Kabupaten Agam, dengan nilai 39
2. Kota Padang, nilai 27
3. Kabupaten Padang Pariaman, nilai 20
4. Kota Payakumbuh, nilai 12
5. Kota Padang Panjang, nilai 10
6. Kabupaten Pasaman Barat, nilai 9
Plt Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat Syafrizal, dan Ronaldi, walau di MQK tingkat Sumatera Barat tahun ini kafilah Pasaman Barat hanya berhasil meraih tiga kejuaraan. Pihaknya yakin pada kegiatan serupa di tahun depan, keberhasilan kafilah Pasaman Barat akan lebih baik.
“Melihat potensi yang ada, kita optimis kontingen Pasaman Barat terus membanggakan. Hal ini terlihat dari sikap dan komitmen pimpinan bersama pengasuh santri dari setiap pesantren yang ada di Pasaman Barat,” ujarnya.
Nasrullah Sudirman, Pimpinan Ponpes Al-Muttaqin Pasaman Barat di Ujung Tanjung, Kecamatan Lembah Melintang, mengakui sebagai pengasuh pondok pesantren, pihaknya yakin dan optimis Pasaman Barat memiliki aset sekaligus potensi yang andal dan membanggakan, sesuai kekhususan di pondok pesantren yang bersangkutan.
Menurutnya, agar pada setiap musyabaqah yang dilaksanakan ke depan, prestasi gemilang bisa diraih. Di antara upaya yang dilakukan adalah, masing-masing pondok matangkan santrinya untuk menguasai bidang tertentu, seperti bidang hadits, tafsir, balaghoh, nahwu, dan beberapa cabang lain.
(gmz)























