TANAH DATAR, forumsumbar —Kabupaten Tanah Datar makin menegaskan komitmennya dalam keterbukaan informasi publik. Berbagai inovasi terus dilakukan, salah satunya adalah program satu data. Ke depan, seluruh data di Tanah Datar akan terintegrasi dan akan memudahkan untuk akses data apa saja.
Hal tersebut disampaikan Sekda Tanah Datar Irwandi saat menjamu Wakil Ketua Komisi Informasi (KI) Sumbar Nofal Wiska, Sekretaris KI Defi Astina, dan tim penilai Tiwi Utami. Sementara Sekda Irwandi didampingi Kadis Kominfo Tanah Datar Abrar, Kabag Humas Yusvialdi, dan pejabat di lingkungan Kominfo Tanah Datar.
Menurut Nofal Wiska, soal komitmen dan inovasi Tanah Datar sudah selangkah lebih maju. Hal ini senafas dengan tujuan dari keterbukaan, yaitu transparansi pemerintahan “Kita apresiasi pembenahan yang dilakukan Tanah Datar, KI Sumbar berharap Tanah Datar fokus pada pembinaan terhadap nagari dalam hal keterbukaan informasi karena nagari adalah gerbang terdepan pelayanan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Tanah Datar Abrar menyebutkan, program 3C 2D 1I adalah sebagai bentuk komitmen dan inovasi Tanah Datar dalam keterbukaan informasi. “Komitmen Cerdas, Cepat, Cermat, Dedikasi, Disiplin dan Inovatif merupakan komitmen bersama. Hal ini mendorong Tanah Datar menjadi kabupaten yang informatif,” ungkap Abrar.
Selama dua hari, tim penilai KI Sumbar melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap 7 badan publik di Tanah Datar. Diantaranya SMA 1 Batipuh, MAN 2 Tanah Datar, SMA 2 Batusangkar, Bawaslu Tanah Datar, Nagari Cubadak, Nagari Baringin dan PPID Utama Kabupaten Tanah Datar.
“Selama dua hari tim penilai melihat secara langsung bagaimana keterbukaan informasi itu diwujudkan di badan publik di Tanah Datar,” terang Sekretaris KI Sumbar Defi Astina.
Dalam monev sekaligus penilaian itu, Tanah Datar merupakan kabupaten dengan badan publik terbanyak yang dinilai oleh KI Sumbar. “Kita tidak hanya melakukan penilaian tapi juga memberikan saran dan masukan kepada badan publik, sehingga ke depan Tanah Datar menjadi kabupaten yang benar benar informatif,” tutup Defi Astina. (Rel)























