PADANG, forumsumbar—- Anggota DPR RI asal Sumbar, Hj Nevi Zuairina, pada evaluasi pasca Idul Fitri 1443 H, atau bertepatan menjelang 3 tahun menjabat sebagai Anggota DPR RI, menjelaskan bahwa ia memiliki empat program unggulan yang ada di daerah pemilihannya.
“Saya sebagai anggota dewan tentu memiliki keterbatasan dalam menampung semua aspirasi dan mengkonversinya menjadi program, sehingga harus ada skala prioritas yang menjadi landasan bekerja dalam membangun masyarakat Sumbar di dapil 2, dimana daerah pemilihan saya.
Setidaknya ada 4 program prioritas yang menjadi panduan dan konsentrasi saya”, tutur Nevi, melalui keterangan persnya, Jumat (13/5).
Politisi PKS ini menguraikan, bahwa fitrah sebagai ibu dan Bundo Kanduang, ia ingin keluarga masyarakat di Minangkabau ini kokoh, harmonis, dan berkepribadian Pancasila.
“Keluarga sebagai ikatan sosial terkecil masyarakat sangat menentukan kuat atau lemahnya bangsa kita. Sehingga ini perlu mendapat perhatian dari kita semua. Di antara kegiatan yang akan saya lakukan adalah selalu berusaha mengingatkan kepada bapak ibu semua untuk memprioritaskan perhatian kepada keluarga melalui seminar atau motivasi, memberikan santunan anak yatim dan dhuafa, dan memberikan advokasi yang kuat pada perlindungan ibu dan anak,” ujarnya.
Program yang kedua di dapilnya, Nevi mengatakan, pada dasarnya masyarakat Minang sangat religius, sadar akan kewajibannya kepada Allah SWT dalam setiap kesempatan. Tersirat dan tersurat dari falsafah dasar adat Minangkabau yang berbunyi “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah”.
Tetapi nilai-nilai ini, lanjut Nevi, kalau diperhatikan sudah mulai pudar dalam sendi-sendi kehidupan masyarakat, khususnya dari kalangan anak-anak muda, sehingga harus menjadi perhatian semua dalam menyelamatkan mereka anak-anak muda, dan tentu juga harus dipahamkan ke orang tuanya.
“Untuk itu, hal ini menjadi perhatian saya dan berusaha memberikan yang terbaik dalam mewujudkan masyarakat Minangkabau yang religius. Di antaranya melalui program : pembangunan dan pembinaan pada pondok-pondok tahfidz, pembinaan dan perhatian kepada majelis taklim/wirid ibu-ibu, serta berkontribusi pada kegiatan-kegiatan keagamaan masyarakat”, tambah Nevi.
Pada program ketiga, Anggota DPR RI yang kini duduk di Komisi VI ini menyebutkan, adalah meningkatkan kualitas petani Sumbar. Nevi berkata, petani merupakan salah satu tonggak utama dalam kehidupan kita berbangsa dan bernegara. Tanpa petani, tentu negara manapun di dunia ini akan masuk dalam kekacauan karena krisis pangan.
Sehingga, sebut Nevi, sampai kapanpun, petani harus tetap ada dan menjadi perhatian semua pihak.
Namun, lanjut Nevi, ditengah vital dan sangat pentingnya keberadaan petani dalam menjaga ketahanan pangan nasional, masih sangat banyak petani yang belum sejahtera. Perlu kembali meluruskan cara berpikir semua terhadap aset bangsa ini, utamanya pemerintah dan pengambil kebijakan.
“Saya pribadi menaruh hormat kepada para petani dan berusaha memberikan yang terbaik untuk pertumbuhan dan eksistensi petani kita melalui ikhtiar yang bisa saya lakukan. Di antaranya adalah : memberikan bantuan alsintan kepada petani yang membutuhkan, memberikan bantuan advokasi kepada petani, serta memberikan edukasi terhadap pemberdayaan dan kesejahteraan para petani dan keluarga tani. Walau pertanian tidak masuk dalam mitra di Komisi VI, namun saya merasa ini sangat penting untuk diperhatikan oleh kita semua. Sehingga saya terus mengupayakan semua bentuk bantuan untuk kesejahteraan para petani”, ungkap Ketua PKK Sumbar tahun 2010-2020 ini.
Pada program keempat atau terakhir, Nevi menjelaskan bahwa program unggulannya adalah UMKM.
Ia menjelaskan bahwa UMKM sangat mendominasi struktur pelaku ekonomi di negara kita. Sumbangan untuk stabilitas ekonomi negara kita sangat besar, yakni mencapai 57% PDB kita. Saat ini lebih kurang ada 64 juta pelaku UMKM dg serapan tenaga kerja mencapai 97% dari total lapangan kerja yang ada di Indonesia. Sehingga tentu ini harus terus dipertahankan dan ditingkatkan peluang serta eksistensinya dalam perekonomian kita.
“Dan sampai sekarang, saya masih terus berusaha konsisten memberikan dukungan untuk kemajuan pelaku UMKM. Saya dan PKS selalu berharap, Semoga Allah selalu kuatkan dan dan sabarkan diri untuk bisa terus bekerja memberikan yang terbaik untuk masyarakat Sumbar. Semua sikap dan kerja-kerja detail kami yang selalu berpihak kepada masyarakat, bisa dibaca, dilihat, dan didengar, melalui berbagai kanal pemberitaan FPKS dan DPP PKS”, tutup Nevi Zuairina.
(Rel/nzcenter)
























