PADANG, forumsumbar —Setelah mencari akar sejarah dan berdiskusi panjang, DPRD Sumbar melalui Sidang Paripurna pada Agustus lalu, menetapkan tanggal 1 Oktober 1945 sebagai hari jadi Provinsi Sumbar, dimana ini merupakan hari ditetapkan pembentukan keresidenan Sumbar oleh Komite Nasional Indonesia Daerah (KNID) Sumbar (atau DPRD Sumbar) pada saat itu.
Rapat pembentukan itu sendiri dipimpin oleh Mohammad Syafei, Mohammad Djamil dan Rasuna Said. “Walaupun pelantikan Mohammad Syafei sebagai Residen Sumbar tiga hari kemudian namun hari penetapan itu yang diambil,” ucap Sekdaprov Sumbar Alwis, saat penetapan hari jadi tersebut di Sidang Paripurna DPRD Sumbar, Agustus lalu.
Ucapan selamat berdatangan dari masyarakat Sumbar. Ketua Komisi Informasi (KI) Sumbar Adrian Tuswandi menyampaikan di laman fesbuknya, “1 Oktober hari sarat makna loh. Pertama diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila, kedua Hari Pengambilan Sumpah dan Janji anggota DPR-DPD RI periode 2019-2024. Dan terakhir Hari Lahirnya Provinsi Sumatera Barat,” ujarnya.
Semoga Provinsi Sumbar dengan HUT ke-74, semakin maju dan sejahtera. “Mari setiap komponen masyarakat Sumbar bahu membahu membangun provinsi yang kita cintai (ini). Semoga Allah melindungi usaha kita semua,” tutur Toaik, demikian Ketua KI Sumbar itu biasa dipanggil.
Sementara itu, Komunitas Pemerhati Sumbar (Kapas) tidak ketinggalan pula menyampaikan selamat HUT ke-74 Provinsi Sumbar. Melalui koordinatornya Isa Kurniawan, Kapas berharap dengan umur 74 tahun Sumbar bisa berbenah dan menatap masa depan yang lebih baik lagi ke depan. “Tantangan ke depan itu samakin kompleks. Untuk itu semua elemen masyarakat Sumbar harus bersatu padu menghadapinya,” ucapnya. (IK)























