PESISIR SELATAN, forumsumbar —Sungguh malang nasib Saril (49), warga Kabupaten Pessel, yang tersetrum listrik PLN, dan mengakibatkan kedua kakinya terpaksa diamputasi.
Kini, Saril terhutang biaya berobat sebesar Rp65 jutaan di RSUP M Djamil Padang
Anggota DPRD Pessel Novermal, Selasa (31/8), berkesempatan membezuk Saril, pascaoperasi (amputasi) kedua kaki dan rusuknya yang luka bakar sangat parah.
“Tapi kesehatan Pak Saril mulai membaik. Sudah bisa duduk. Dan, bisa diajak bicara. Semangat hidup Pak Saril luar biasa. Tidak ada mengeluh dengan cobaan yang dialaminya. Tetap optimis dengan kehidupan barunya nanti,” ujar Novermal.
Disampaikan Novermal, warga Koto Panjang, Nagari Punggasan Timur, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pessel ini sudah punya kartu BPJS Kesehatan, dan sudah aktif.
“Untuk memberlakukannya Pak Saril harus keluar dulu dari rumah sakit, dan sehari kemudian masuk lagi untuk operasi lanjutan pada rusuknya dengan biaya ditanggung BPJS Kesehatan,” tukas anggota Fraksi PAN DPRD Pessel ini.
Untuk keluar rumah sakit, lanjut Novermal, Saril harus bayar biaya pengobatan Rp82,8 juta (per 25 Agustus 2021), sampai hari ini (31 Agustus 2021) diperkirakan bisa mencapai Rp90 jutaan. Donasi yang terkumpul baru Rp25 jutaan.
“Tadi sudah saya bicarakan dengan manajemen RSUP M Djamil, dan alhamdulillah dapat kemudahan, kekurangan biaya pengobatan sekitar Rp65 jutaan boleh berhutang. Saya berjanji akan mencarikan donasi bersama pihak terkait untuk melunasi hutang tersebut,” imbuhnya.
Besok (Rabu) Saril keluar rumah sakit dulu, dan akan menginap di Rumah Singgah yang disiapkan Novermal di Simpang RSUP M Djamil. Transit sehari sebelum masuk lagi untuk operasi lanjutan pada rusuknya.
Isteri dan ponakan Saril sudah diberi arahan oleh Novermal supaya biaya pengobatan selanjutnya bisa ditanggung BPJS Kesehatan.
Sebelum ke RSUP M Djamil, Novermal sudah menemui manajemen PLN Wilayah Sumbar, menyampaikan bahwa Saril terhutang biaya berobat sekitar Rp65 jutaan, dan berharap hutang tersebut bisa dihendel PLN dengan CSR dan zakatnya. Pihak PLN berjanji akan membicarakannya di internal manajemen.
“Untuk urusan di PLN, saya juga mendapat support dari Pak Andre Rosiade, Anggota DPR RI Komisi BUMN, dan Pak Andre juga berjanji akan membantu sepasang kaki palsu untuk Pak Saril,” tukuk Novermal.
Novermal mengimbau bagi dunsanak yang berkelapangan rezeki, mohon Saril dibantu untuk melunasi hutang berobatnya di RSUP M Djamil dan modal usaha baru setelah sembuh nanti.
Donasinya, sebut Novermal, silahkan ditransfer langsung ke rekening isteri Saril, Bank BRI Nomor Rekening 1517-01-003406-53-4 atas nama Sios.
Disampaikan Novermal, Saril adalah seorang petani di Koto Panjang, Nagari Punggasan Timur yang tersetrum listrik PLN ketika panen sawit pada hari Sabtu 7 Agustus 2021 lalu. Ujung kedua kakinya hangus, dan beberapa jarinya putus, dan rusuk sebelah kanannya luka bakar sangat parah. Kemudian Saril dirujuk ke RSUP M Djamil untuk penanganan lebih lanjut.
Untuk info lebih lanjut, silahkan kontak ke Hp/WA saya di 0853 7298 1970, dan ponakannya Muslim 0812 7542 2279.
(Rel/NY)
























