BANGKA BELITUNG, forumsumbar —Komisi Informasi (KI) Pusat melaksanakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) KI se-Indonesia dari tanggal 24-27 September 2019 di Pangkal Pinang Provinsi Bangka Belitung.
Rombongan KI Sumbar full team ke Rakornas tersebut. Dipimpin Ketua Adrian Tuswandi, dan di dalam rombongan ikut Wakil Ketua Nofal Wiska, dan komisioner lainnya Arif Yumardi, Arfitriati, dan Tanti Endang Lestari.
Disebutkan Ketua KI Sumbar Adrian Tuswandi, acara Rakornas merupakan rapat komisioner KI dari seluruh Indonesia untuk menyamakan persepsi dan langkah-langkah untuk keterbukaan informasi publik yang lebih baik lagi ke depannya.

“Rakornas KI se-Indonesia sangat penting dan strategis dalam memaksimalkan keterbukaan informasi publik di dalam kehidupan sehari-hari. Dan bagi KI Sumbar periode 2019-2023, ini Rakornas yang pertama diikuti,” ujar Adrian, Rabu (25/9) melalui pesan WA.
Lanjut Adrian, setiap Rakornas pasti ada PR bagi peningkatan kinerja masing-masing KI se-Indonesia ke depan. “Momentun Rakornas di Bangka Belitung ini tentu semakin menasbihkan bahwa KI adalah ornamen penting untuk Indonesia clean and clear,” tutur Adrian
Sementara Komisioner KI Sumbar membidangi Kelembagaan Tanti Endang Lestari mengatakan, di samping komisioner, ke Rakornas, KI Sumbar menyertakan tiga staf sekretariat untuk mendapatkan informasi-informasi yang berguna di dalam mendukung kerja-kerja KI Sumbar. “Kita berharap ada kemajuan dari persoalan klasik KI se-Indonesia selama ini, terutama soal kesekretariatan KI daerah,” ujar Tanti.
Sedangkan Arif Yumardi, Komisioner KI Sumbar bidang Penyelesaian Sengketa Informasi Publik menekankan, jika ada peluang kesekretariatan KI daerah dikelola sama halnya dengan kesekjenan KI Pusat mengapa tidak?
“Seperti KPU atau Bawaslu, kita lihat prosesnya cukup dengan revisi terbatas dengan mengajukan ke Komisi I DPR RI. Tentu lewat kajian mengapa kesekretariaran KI daerah mesti di bawah kesekjenan KI Pusat,” ucap Arif. (Rel)























