Anggota DPR RI – FPKS Nevi Zuariana Kunjungi Masjid Raya Nagari Balah Aie Lubuk Pua

PADANG PARIAMAN, forumsumbar—Anggota DPR RI asal Sumatera Barat, Hj Nevi Zuairina melakukan kunjungan ke Masjid Raya Nagari Balah Aie, Lubuk Pua, Kecamatan VII Koto, Kabupaten Padang Pariaman.

Anggota DPR asal PKS ini menemui niniak mamak Nagari Balah Aie, Bahar Penghulu Dt Basa, Maryulis Dt Rangkayo Marajo, dan Arizal Dt Bandaro Putiah, serta alim ulama Nagari Balah Aie Tk Sidi Ahmad Yusuf pimpinan Pondok Pesantren, Madrasatul’ulum, Lubuk Pua, Walinagari Balah Aie Utara, Afrizal dan Walinagari Balah Aie Timur, Dt Suriadi.

“Alhamdulillah Kunjungan saya ini dapat diterima oleh tokoh masyarakat yang turut serta membangun suasana kondusif bagi kemajuan daerah kita. Terima kasih kepada panitia yang telah memfasilitasi pertemuan silaturahmi yang sangat berharga ini sehingga momen berharga ini dapat terwujud,” tutur Nevi.

Anggota DPR RI Komisi VI yang sedang melakukan kunjungan daerah pemilihan dalam rangka reses masa persidangan ini, mengajak untuk memperkuat keilmuan masyarakat dengan berbagai sarana pendidikan yang dapat di bangun sekitar masjid.

Nevi pun turut membantu mewujudkan salah satu pembangunan ruangan yang nantinya dapat dijadikan ruang serbaguna termasuk sarana belajar mengajar. Sehingga masjid dapat hidup selain memperkuat nilai-nilai rohani, juga memperkuat nilai-nilia fikriyah.

Pada kesempatan dialog dengan para pemuka masyarakat ini, Nevi mendapat aspirasi berupa usulan pembangunan Masjid Raya Nagari Balah Aie, Lubuk Pua yakni: pertama, pembangunan MCK yang sedang dilaksanakan. Kedua, pemasangan dam pengaman banjir di kali Batang Mangoi untuk antisipasi dari ancaman bahaya banjir.

Beberapa usulan yang disampaikan niniak mamak Nagari Balah Aie ditanggapinya dengan serius oleh Nevi.

“Kita semua dapat berupaya dengan berbagai pihak, baik pemerintah daerah, maupun pemerintah pusat, termasuk lembaga instrumen negara, sehingga ada kesempatan untuk mendapatkan bantuan. Langkah awal untuk pengajuan bantuan dapat berupa pengajuan proposal yang dapat diajukan bersama. Berbekal proposal itulah nantinya di ajukan ke pos-pos yang sudah disediakan pemerintah”, jelas Nevi.

Diakhir sambutannya Nevi mengimbau kepada masyarakat untuk bisa salat lima waktu di masjid, selain salat Jumat, guna untuk menciptakan generasi muda yang handal dan religius, serta berwawasan Adat Basandi Sara’, Sara’ Basandi Kitabulah.

“Kekuatan spiritual kita terkadang melebihi kekuatan fisik kita. Untuk itu, ibadah dan doa yang sudah terfasilitasi oleh masjid ini harus optimal. Semoga kita dapat lindungan dari Allah SWT, dan kita berdoa agar negeri kita menjadi negeri berkah yang di rahmati,” tutup Nevi.

(Rel/nzvoice)

Tinggalkan Balasan