PADANG, forumsumbar —Forum Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (FJKIP) Sumbar terus mematangkan persiapan acara ‘Workshop Keterbukaan Informasi Publik Bagi Nagari dan Desa‘, yang rencananya akan digelar di awal Maret 2021.
Saat rapat finalisasi, Selasa (26/1), bertempat di Aula Komisi Informasi (KI) Sumbar, Jl Sisingamangaraja Padang, telah diputuskan beberapa masalah krusial, sehingganya minggu depan undangan sudah mulai disebarkan.
“Setelah berkonsultasi dengan Kadinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sumbar, maka FJKIP merasa mantap melangkah dan hari ini telah dilakukan rapat finalisasi,” ujar Ketua Panitia, Isa Kurniawan.
Lanjut Isa, Kadis PMD Sumbar dan KI siap memberikan dukungan kepada FJKIP untuk suksesnya kegiatan workshop dengan menyurati pemerintah kabupaten agar nagari-nagari dan desa bisa mengikuti acara yang bermanfaat bagi adanya keterbukaan ini.
Saat workshop nantinya, sebut Isa, di samping diberikan pengetahuan tentang apa itu keterbukaan informasi publik secara komprehensif, juga akan diberikan pelatihan tentang bagaimana mengelola website, serta jurnalisme dan bahasa.
“Di era digitalisasi saat ini, peningkatan kapasitas SDM nagari dan desa sangat diperlukan agar keterbukaan informasi itu bisa tersebar luas. Untuk itu perlu diberikan pelatihan agar bisa menyesuaikan dengan perkembangan zaman,” kata Isa.
Sementara itu, Ketua FJKIP Sumbar Gusriyono menekankan pentingnya menerapkan protokol kesehatan. “Karena pandemi Corona masih ada, maka saat acara protokol kesehatan harus diterapkan secara ketat,” ujarnya.
Turut hadir dalam rapat finalisasi acara tersebut, Ketua KI Sumbar Nofal Wiska, dan Wakil Ketua Adrian Tuswandi, yang sangat mendukung kegiatan workshop KIP bagi nagari dan desa di Sumbar.
“KI Sumbar sangat mendukung kegiatan FJKIP yang akan memberikan workshop bagi SDM nagari dan desa agar keterbukaan informasi semakin masif di Sumbar,” ujar Nofal, dan diamini Adrian.
(Ika)






















