PADANG, forumsumbar —Komisi Informasi (KI) Sumbar, mengantar langsung reward Achievement Motivation Person Award 2020 kepada Ketua DPRD Sumbar Supardi, karena ia berhalangan hadir saat acara dilaksanakan.
Achievement Motivation Person Award (AMPA) diberikan pada personal yang dinilai telah memberikan motivasi keterbukaan dalam memberi informasi pada publik.
Ketua DPRD Sumbar Supardi tidak bisa menghadiri penganugerahan pada 25 November 2020 lalu, karena bertepatan dengan memimpin sidang penetapan APBD Sumbar 2021, yang sangat ditunggu masyarakat.
Supardi dilematis, dan ia memilih untuk memimpin paripurna untuk kepentingan rakyat, ketimbang menerima penghargaan pribadi.
Menghargai komitmen Ketua DPRD Sumbar dalam hal keberpihakan pada masyarakat, Ketua KI Nofal Wiska dan Wakil Ketua Adrian Tuswandi, bersedia mengantar langsung reward keterbukaan tersebut pada Supardi, Senin (30/11), di ruangan Ketua DPRD Sumbar.
Pada kesempatan tersebut, Nofal Wiska mengatakan bahwa Ketua DPRD Sumbar Supardi layak menerima AMPA karena sudah diuji berulang-ulang oleh tim independen, bahkan oleh publik.
Sehingganya KI Sumbar menetapkan Supardi menjadi salah seorang tokoh keterbukaan di daerah ini.
“Pak Supardi sebagai personal dan sebagai pimpinan DPRD Sumbar memang amat layak menerima penghargaan keterbukaan, ini diberikan karena penilaian tim dan nasukan dari masyarakat, bahkan disaat puncak acara penyerahan anugerah beliau tidak bisa hadir karena memimpin paripurna penetapan APBD Sumbar untuk kepentingan masyarakat, dan penuh keterbukaan dengan semua sistem administrasinya,” ulas Nofal Wiska.
Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua Adrian Tuswandi, dimana Supardi merupakan sosok amat terbuka dalam segala hal tentunya yang berkaitan dengan kebutuhan informasi yang tidak dikecualikan.
“Apa saja yang berkaitan dengan informasi publik, jika ditanyakan pada Pak Supardi pasti akan ia jawab, baik masalah anggaran, perda atau lainnya, asalkan informasi yang tidak dikecualikan,” terang Adrian Tuswandi atau kerap dipanggil Toaik, yang juga penyandang Wartawan Utama 933 itu.
Dikatakannya pula, keterbukaan Supardi bukan hanya ketika ia jadi pimpinan DPRD Sumbar, ketika masih menjadi anggota DPRD periode sebelumnya, ia juga amat terbuka jika ada yang bertanya kondisi Sumbar dan anggarannya.
Sekaitan dengan penerimaan AMPA, Ketua DPRD Sumbar Supardi, sangat berterima kasih kepada KI Sumbar karena memasukkan dirinya sebagai salah seorang penerima penghargaan.
“Saya berterimakasih pada KI Sumbar, meskipun secara pribadi saya masih merasa belum layak menerima ini, namun publik menilai berbeda, ini akan menjadikan motivasi bagi saya untuk terus terbuka dan mendukung serta meningkatkan keterbukaan dalam masa ke masa,” ucap Supardi.
Supardi juga meminta, pada badan publik lainnya agar lebih terbuka, khususnya dalam penggunaan anggaran negara serta dalam menjabarkan aturan yang ada, baik dalam bentuk undang-undang, peraturan pemerintah, pepres, kepmen, serta undang-undang.
“Terbuka itu indah dan menarik, juga merupakan jati diri kita, sesuai dengan amanah agama dan undang-undang, sehingga tidak menimbulkan sakwasangka,” tukuknya.
Termasuk juga peran Ketua DPRD Sumbar dalam meningkatkan anggaran KI dalam APBD 2021, agar keterbukaan dan penguatan partisipasi masyarakat atau penguatan lokal semakin masif.
(Rel/fjkip)






















