PADANG, forumsumbar —Wakil Ketua Umum DPP IKA Unand H Taslim Dt Tambogo, SSi, SH menegaskan, ledakan kasus Covid-19 yang makin mendekati positivity rate 5 persen, ambang batas yang ditetapkan WHO, di Sumbar harus dilakukan perlawanan masif terhadap penyebaran virus corona tersebut.
“Selagi vaksin Covid-19 belum ada di pasar obat Indonesia, sebaiknya semua potensi dan figur publik bergerak bersama menghadang dan mengendalikan Covid-19. Meminjam penyampaian pak Rustian dan pak Andani Eka Putra, serta pak Defriman Djafri, Covid-19 tidak soal kesehatan tok,” ujar Taslim saat closing remark diskusi webinar IKA Unand, Kamis (3/9).
Taslim yang saat Pilkada Serentak 2020 ini maju sebagai Calon Bupati Agam, mengapresiasi diskusi diangkatkannya webinar sebagai momentum pas saat kasus positif melonjak, dan kala masyarakat abai dengan protokol kesehatan.
“DPP IKA Unand harus menjadi corong memasifkan pendisiplinan protokol kesehatan dan penegakan hukum bagi masyarakat atau stakeholder Sumbar pelanggar protokol kesehatan,” ujar anggota DPR RI periode 2009-2014 ini.
Webinar berlangsung sekitar 2,5 jam dengan host Ilhamsyah Mirwan, dimoderatori Ketua Harian DPP IKA Unand Surya Tri Harto, dan dibuka oleh Rektor Unand Prof Yuliandri.
Ikut pula Shadiq Pasadique sebagai welcome speech dengan peserta terdaftar hampir 400 orang dan yang join meeting dengan aplikasi zoom ini 300 orang mengangkat tema “Disiplin Masyarakat untuk Pencegahan serta Update Perkembangan Vaksin Covid-19” sarat dengan informasi terkait virus corona dan upaya pencegahannya.
“Sebagai ujud eksistensi alumni Unand, apa saja kegiatan positif di tengah wabah harus berkontribusi dan semua alumni harus menyupornya,” ujar Taslim, yang merupakan alumni Kimia FMIPA Unand.
Mengenai penerapan protokol kesehatan, kata Taslim maupun Surya Tri Harto, harus diperhatikan betul. Dan sepertinya itulah benang merah diskusi webinar Kamis malam tersebut.
“Pemerintah harus berperan super proaktif untuk memasifkan protokol kesehatan, untuk kesehatan masyarakat lakukan penegakan hukum terkait protokol kesehatan, pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak harus menjadi budaya dan gaya hidup baru di masyarakat,” ujar Surya menutup diskusi webinar yang diawaki tim seperti Mona Sisca, Deden dan Ozi serta Adrian Toaik.
(Rel/humas-ikaunand)























