JAKARTA, forumsumbar —Anggota DPR RI-FPKS Hj Nevi Zuairina menyarankan kepada pemerintah agar BUMN menentukan fokus utama pengembangan usaha yang memberikan pelayanan sekaligus kemakmuran kepada masyarakat, juga mampu memberikan dividen signifikan kepada negara.
“Sektor strategis; energi, pangan dan kesehatan Harus serius dikembangkan oleh BUMN,” ujar Nevi, Jumat (28/8) melalui rilisnya kepada media.
Legislator asal Sumatera Barat II ini memberikan alasan kenapa tiga sektor; energi, pangan dan kesehatan ini begitu penting, karena bila salah satu terganggu sektor ini, akan menjadi bencana berkepanjangan bagi kehidupan manusia.
Ketika krisis kesehatan yang sampai hari ini terjadi, secara spontan tidak pakai lama semua sektor terganggu dari mulai kesehatan itu sendiri hingga merambat ke sektor ekonomi yang memengaruhi seluruh umat manusia. Begitupun sektor energi dan pangan, Nevi meyakini ketika terjadi krisis akan mengguncang segala macam sektor.
Penguatan sektor strategis ini diminta Nevi seusai Raker Komisi VI dengan Menteri BUMN tentang LKPP 2019 dan Realisasi Anggaran Tahun 2020. Khusus di bidang kesehatan, ia menyinggung persoalan vaksin Sinovac.
“Seharusnya vaksin corona ini negara kita yang menciptakan untuk masyarakat kita sendiri. Potensinya ada karena infrastruktur laboratorium kita juga sudah memadai. Diujinya pada masyarakat kita sendiri dengan kesesuaian karakter dan lingkungan masyarakat Indonesia”, katanya.
Nevi mengkhawatirkan, bahwa vaksin yang akan diuji coba di Indonesia tidak cocok karena ada perbedaan karakter orang dan lingkungan negara yang berbeda. Selain itu, ada durasi waktu yang panjang dari pembuatan hingga proses vaksin akibat proses pengiriman dan distribusi.
Padahal bila BUMN mampu memanfaatkan anak bangsa dan semua laboratorium serta kampus seluruh Indonesia untuk menemukan vaksin akan lebih baik memperkuat ketahanan kesehatan kita. Produksi vaksin dalam negeri akan menekan biaya sehingga terjangkau masyarakat luas. Bahkan bila perlu diberikan gratis pada masyarakat tidak mampu.
Ke depannya, lanjutnya, BUMN harus memanfaatkan anak bangsa dalam memperkuat sektor strategis, termasuk kesehatan.
“Indonesia harus mampu menghadapi ancaman pandemi yang sewaktu-waktu muncul kembali dalam bentuk yang sama ataupun berbeda”, tutup Nevi Zuairina.
(Rel/NZCenter)























