PADANG PANJANG, forumsumbar —Senang dan bahagia diungkapkan Sandra selaku walimurid lantaran dimulainya pembelajaran tatap muka, Sekolah Menengah Pertama (SMP), Kamis, (13/8).
Hampir 6 bulan, Proses Belajar Mengajar (PBM) langsung di sekolah ditiadakan karena merebaknya wabah virus corona (Covid-19).
“Saya merasa senang, karena anak saya bisa belajar langsung di sekolah. Di sekolah pembelajaran akan mudah dimengerti karena dalam pengawasan dan perhatian guru,” kata walimurid SMPN 4 Padang Panjang itu, saat ditemui setelah mengantar anaknya.
Orang tua dari William itu mengaku kesulitan membimbing anaknya belajar di rumah, karena tidak semua pelajaran dikuasainya. Terkait pembelajaran jarak jauh, Sandra mengaku kurang memuaskan.
“Ada materi yang kurang dipahami siswa saat daring, siswa langsung mencari di internet, hal itu kurang maksimal. Kalau sama guru di sekolah kan lebih paham karena ada contoh yang bisa dimengerti dan ada interaksi yang nyata tidak terhambat kuota dan jaringan internet,” katanya.
Sementara itu, Walikota Padang Panjang Fadly Amran Datuak Paduko Malano saat meninjau langsung PBM Tatap Muka di sejumlah SMP mengatakan, kesehatan dan keselamatan siswa menjadi prioritas. Pembelajaran tatap muka diselingi dengan Daring dan Luring.
“Tetap anak-anak Daring. Libur sehari, sekolah di hari berikutnya. Kita buat atmosfir sekolah memperhatikan protokol Covid-19,” ungkapnya.
Pembelajaran tatap muka, kata Wako Fadly, akan dijalankan lebih pendek waktunya, sehingga anak-anak cepat pulang. Istirahat hanya 10 menit dikawal guru dalam kelas. Murid membawa bekal dari rumah dan menghindari kontak fisik. “Kelas ini sesingkat mungkin seefektif mungkin untuk anak-anak,” lanjut nya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Panjang Nuryanuwar mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan petugas kesehatan yang memantau sejauh mana protokol kesehatan diterapkan.
“Kita membentuk tim untuk pengawasan secara kontiniu, mulai hari ini saja semua puskesmas kita perintahkan untuk supervisi dan monitoring sejauh mana protokol kesehatan dilaksanakan,” katanya.
Dari pantauan Kominfo Padang Panjang, sejumlah pihak dari Pemerintah Kota Padang Panjang seperti Dishub, Pol PP dan sejumlah pejabat di turunkan mengawasi pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka di sekolah.
(Rel/Nov)
























