TANAH DATAR, forumsumbar —Partai Golkar dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tanah Datar sepakat berkoalisi dengan mengusung pasangan Zuldafri Darma dan Sultani (Darma-Tani), sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati di Pilkada Tanah Datar 2020 yang akan datang.
Seperti diinformasikan Sekretaris Golkar Tanah Datar Anton Yondra dan Ketua PKS Tanah Datar Saidani Imam, kesepakatan calon yang diusung dan koalisi di tingkat daerah sudah bulat, tinggal lagi meneruskan ke pengurus provinsi dan diputuskan DPP masing-masing partai di Jakarta.
PKS yang memiliki 5 kursi dan Golkar 4 kursi di DPRD Tanah Datar, sudah lebih dari cukup, syarat untuk mendaftarkan pasangan calon ke KPU Tanah Datar, sebab minimal dukungan 20 persen dari total 35 kursi di DPRD, yakni 7 kursi.
Saat ini, Zuldafri Darma merupakan Wakil Bupati Tanah Datar (inkumben) dan juga Ketua Golkar Tanah Datar, berasal dari Kecamatan Lima Kaum, dan beristrikan orang Lintau Buo. Sementara wakilnya Sultani berasal dari Kecamatan Pariangan, dan merupakan pengurus DPW PKS Sumbar.
Menurut tokoh pemuda Lintau Rizki Syarif, Rabu (24/6), pasangan ini dikenal dekat dengan masyarakat bawah, dan kiprahnya dalam membangun Tanah Datar tidak diragukan lagi, dimana slogannya, “Tegas dalam Kelembutan Menuju Tanah Datar Unggul”.
Lebih lanjut Rizki menyebut, berkemungkinan Pilkada Tanah Datar 2020 akan diikuti 4 pasang calon dengan memperebutkan 301.000 suara yang ada di 14 kecamatan se-Kabupaten Tanah Datar.
“Semoga pilkada badunsanak ini memberikan pendidikan dan pendewasaan politik bagi rakyat, dimana walau berbeda pilihan, tapi kita tetap bersatu,” ujar anggota BPRN Pangian ini.
(Ika)























