PADANG, forumsumbar —Memasuki masa new normal, DPRD Sumbar yang mulai intens melakukan aktivitas kedewanan, melakukan Rapid Test untuk mendeteksi terpapar atau tidaknya dari virus corona (Covid-19), bagi pegawai dan anggota DPRD, Rabu (17/6).
Rapid Test bertujuan untuk memastikan kalau DPRD Sumbar memang berhati-hati dalam melaksanakan kegiatan, dan ikut serta untuk menekan merebaknya Covid-19, sehingga dalam melakukan aktivitas tidak terkendala dan tidak ragu-ragu.
Sekretaris DPRD Sumbar Raflis mengatakan, petugas Rapid Test diminta pada Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar, sehingga legalitas hasilnya dapat dipertanggung-jawabkan pada publik.
“Kita meminta pada Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dalam bentuk Rapid Test, sehingga jelas kondisi kesehatan kita di DPRD Sumbar ini, baik bagi anggota dewan maupun pegawai,” ulas Raflis.
Ditambahkannya, tantangan new normal memang mewajibkan semua pihak untuk menjaga diri agar terbebas dari serangan Covid-19, dan aktivitas juga disesuaikan dengan aturan protokol kesehatan.
“Kita tunjukkan kalau DPRD Sumbar juga patuh atas semua aturan protokol kesehatan yang ada, demi menekan lajunya penyebaran virus corona,” tambah Raflis.
Sekaitan dengan hal tersebut, anggota DPRD Sumbar dari fraksi Demokrat HM. Nurnas, mengatakan test ini untuk menghilangkan keraguan semua pihak, sehingga tidak lagi bertanya tentang kondisi pegawai serta anggota DPRD Sumbar.
“Rapid Test ini berguna untuk menghilangkan rasa was-was semua pihak terhadap kondisi kesehatan anggota DPRD Sumbar dan pegawai sekretariat, serta karyawan lain yang beraktivitas di gedung dewan,” ulas Nurnas.
Ia juga mengatakan, jika nanti ada yang dinyatakan positif, maka diwajibkan untuk isolasi mandiri dan membawa keluarganya untuk melakukan test yang sama, sehingga pandemi dapat ditekan secepatnya.
“Kita sudah minta ke pak Sekwan agar pegawai serta semua yang beraktivitas di gedung DPRD Sumbar dipastikan kesehatannya, jika nanti ada yang positif maka harus segera isolasi, dan keluarganya segera melakukan pemeriksaan, agar tidak menularkan pada orang lain, guna menekan penyebaran virus corona,” tegas Nurnas.
Pemeriksaan kesehatan dengan Rapid Test berlangsung cukup lama, namun semua yang terlibat tetap tenang dan mengikuti kegiatan sampai usai, meskipun ada rasa cemas dengan kondisi mereka.
(Rel/Nov)






















