PADANG, forumsumbar —Saat ini santer beredar kabar bahwa mantan Walikota Padang Fauzi Bahar tidak jadi maju di Pilkada Kepri, tetapi akan maju di Pilkada Sumbar.
Apakah berita ini benar atau tidak, bisa dilihat dalam waktu beberapa hari ke depan dimana proses pilkada oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang sempat terhenti akibat virus corona (Covid-19) akan kembali bergerak mulai tanggal 15 Juni 2020 ini.
Menurut Joni Ismed, yang merupakan tokoh masyarakat Padang Sarai Koto Tangah Padang, wajar saja Fauzi Bahar maju di Pilkada Sumbar yang akan datang. “Dari beberapa nama yang muncul saat ini, yang merepresentasikan putra Padang itu tidak ada. Jadi ikutnya Pak Fauzi Bahar akan meneruskan tradisi orang Padang di kepemimpinan Sumbar,” ujarnya, Minggu (14/6).
Dalam kontestasi politik, lanjut Joni Ismed, apalagi memilih kepala daerah, tidak bisa dielakkan bahwa; “tagak bakampuang mamaga kampuang dan tagak banagari mamaga nagari“. Sikap primordial ini masih kental di Sumbar.

Jadi, sebut Joni, sosok Fauzi Bahar mewakili aspirasi masyarakat Padang umumnya dan Papiko (Padang Pinggir Kota) khususnya. “Pak Fauzi itu putra asli Ikur Koto Kecamatan Koto Tangah Kota Padang, dan merupakan seorang ninik mamak bergelar Datuak Nan Sati,” imbuh mantan Anggota DPRD Padang ini.
Jadi, untuk meneruskan orang Padang di kepemimpinan Sumbar, setelah era Irwan Prayitno, maka dikatakan Joni, sosok Fauzi Bahar lah yang diharapkan melanjutkannya. Dan ia yakin, Irwan Prayitno pun akan mendukung Fauzi Bahar.
Selama ini dalam dua kali Pilkada Sumbar, Fauzi Bahar kalah oleh Irwan Prayitno, sedangkan yang akan datang Irwan Prayitno tidak bisa ikut lagi. Jadi, sebut Joni, peluang Fauzi Bahar untuk memenangkan Pilkada Sumbar 2020 ini cukup terbuka lebar, walaupun sudah kalah dua kali. “Khofifah di Jatim begitu juga, dan sekarang ia berhasil jadi gubernur,” tukas Joni mengambil perbandingan.
(Ika)






















