PADANG, forumsumbar —Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit menghadiri kegiatan sekolah sungai, susur sungai, tebar bibit ikan dan tanam pohon di Delta Malvinas Siteba Sungai Batang Kuranji Kota Padang, Selasa (9/6).
“Hutan hijau dengan luas 24 hektar ini kita serahkan kepada BWS V dalam hal ini diwakili oleh Pak Mariadi, berdasarkan koordinasi kita dengan Kota Padang dan Provinsi Sumbar. Ini saya rasa bisa kita jadikan objek wisata baru, karena tempatnya di dalam kota,” ujar wagub.
Sepertinya semua sudah rindu dengan suasana pepohonan seperti ini. Mudah-mudahan sebut Wagub Nasrul Abit, hal ini bisa dijaga kelestariannya
Lebih lanjut dikatakan wagub, susur sungai merupakan salah satu perjuangan untuk pengawasan terhadap sungai-sungai yang ada di lingkungan sekitar. Program ini menurut Nasrul telah dijalankan sebelumnya dengan melibatkan TNI/Polri, juga di kabupaten/kota, namun terkendala dengan pembiayaan dan pemahaman yang sama terhadap susur sungai.
Pengalaman banjir bandang yang terjadi disebabkan penyumbatan di hulu sungai yang diakibatkan adanya penebangan liar. “Kita sudah melakukan penyusuran sungai, tidak ditemukan penyumbatan di jalur sungai, ke hilirnya lancar semua berjalan aman,” ujar Nasrul.
Wakil Gubernur mengapresiasi langkah-langkah strategis yang dilakukan oleh Pemko Padang untuk membangun Kota Padang menjadi lebih baik.
Pada kesempatan yang sama, Walikota Padang Mahyeldi menambahkan bagaimana aset yang luar biasa termanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat.
“Kawasan ini nyaman, adem dan saya kira tidak ada daerah seperti ini di Kota Padang dengan kesejukan dengan pepohonannya,” tambah Mahyeldi.
Mahyeldi juga mengharapkan kerjasama pemprov untuk kelanjutan pembangunan dan keberlanjutan susur sungai tersebut.
Upaya mempertahankan dan keberadaan, keberlanjutan pemanfaatan dan menjaga kelestarian sungai adalah amanat pokok Undang-Undang No. 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air.
Dan menurut Kepala BWS V Padang Mariadi, upaya tersebut diwujudkan melalui operasi susur sungai telah dilaksakan oleh pemangku kepentingan.
Susur sungai merupakan kegiatan pengenalan sungai, melihat kondisi sungai, pembersihan sungai serta upaya pengenalan potensi sungai. Kegiatan susur sungai merupakan kegiatan tahunan rutinitas BWS V dalam pengelolaan sumber daya air dan potensi air di Sumbar. Kegiatan ini juga melibatkan pemerintah kabupaten/kota, pemprov dan stakeholder lainnya.
Kegiatan ini bertujuan untuk menggalakkan pemanfaatan potensi sungai, menjaga kelestarian sungai serta manfaat sumber daya air dan prasarana lainnya.
Di tengah pandemi ini Mariadi berharap kegiatan ini bisa melihat potensi untuk memanfaatkan sungai dan penanaman bibit pohon, dan diharapkan masyarakat bisa tetap eksis dan produktif agar kelangkaan pangan dapat diminimalisir. “Apabila kita menjaga alam, alam juga menjaga kita,” tukasnya.
Turut hadir dalam acara tersebut Kapolda, Kejaksaan, Kepala OPD lingkup Pemprov, dan Kepala OPD lingkup Kota Padang.
(Rel/KominfoSB)























