JAKARTA, forumsumbar —Sepertinya masyarakat Indonesia sudah tidak perlu cemas lagi, saat ini untuk mendeteksi virus corona (Covid-19l, sudah ada drive thru, seperti layaknya layanan masakan siap saji.
Dimana saat ini, Siloam Hospital Group dan Lippo Malls Indonesia sudah mengadakan drive thru Rapid Test Covid-19 di wilayah Puri, Jakarta barat, Kemang Jakarta Selatan dan Meikarta Cikarang Bekasi.
Selain pemeriksaan Covid-19, warga juga bisa berkonsultasi secara gratis dengan dokter umum secara online setelah hasil tes didapat. Drive thru Rapid Test Covid-19 dibanderol dengan harga Rp489.000, periode 17-30 April 2020 pukul 08.00-10.00 WIB.
Masyarakat yang hendak mengikuti tes ini hanya perlu datang ke lokasi yang sudah disiapkan, yaitu di Jl. Puri Abadi (Gate 9, sebelah Lippo Mall Puri), akses masuk Kemang Village dari Jl Antasari, dan lapangan terbuka Meikarta Convention Center (Maxx Box Orange County).
“Drive thru Rapid Test Covid-19 memungkinkan masyarakat untuk mengikuti skrining Covid-19 dengan lebih cepat, mudah, dan aman karena meminimalisir kontak fisik antara pemeriksa dengan yang diperiksa. Anda tetap berada di dalam mobil tanpa perlu keluar dari kendaraan,” ujar Deputy President Director Siloam Hospitals Group Caroline Riady dalam keterangannya, Senin (20/4), seperti dilansir merdeka.com.
Masyarakat hanya datang ke lokasi yang telah ditentukan, mendaftarkan diri ke nomor WhatsApp yang tertera di booth pendaftaran (dengan menuliskan nama, tanggal lahir, no HP, email, dan foto KTP), melakukan pembayaran melalui OVO/QRIS, dan dilakukan rapid test di dalam mobil.
“Hasil tes akan dikirimkan melalui WhatsApp di hari yang sama, sehingga masyarakat bisa segera pulang tanpa harus lama menunggu. Jika hasil positif, maka akan diminta untuk menjalankan PCR Swab Test; jika negatif, maka akan diminta mengikuti tes kembali setelah 7-10 hari,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Pengembangan Bisnis Siloam Hospitals TB Simatupang Mario menjelaskan pengambilan sampel darah dilakukan melalui vena di lipatan siku. Sedangkan pada umumnya diambil pada ujung jari.
Ia menjelaskan pengambilan sampel adri vena tersebut dilakukan untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat lagi. “Setelah diambil darahnya, peserta diharapkan langsung pulang dan menunggu hasilnya beberapa saat kemudian yang diinfokan melalui WhatsApp,” papar dia.
Mario menegaskan, hasil tersebut tidak hanya menginfokan positif atau tidaknya seseorang terjangkit Covid-19. Namun juga memberikan beberapa konsultasi online dan saran yang harus dilakukan setelah menerima hasil tersebut. Misalnya saja, bagi mereka yang mendapatkan hasil negatif disarankan untuk mengulang tes lagi pada 7-10 hari kemudian. “Bagi yang positif juga akan diberikan saran, di antaranya untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” pungkas Mario.
(Tim)
Sumber : merdeka.com























