PADANG, forumsumbar —-Setelah hampir beberapa pekan wabah virus corona (Covid-19) merebak di Sumbar, membuat perekonomian menjadi melambat akibat tidak adanya aktivitas karena harus diam di rumah (stay at home).
Terpuruknya ekonomi tersebut sangat dirasakan bagi pekerja informal, pedagang kecil dan buruh harian yang tidak lagi bisa mendapatkan pendapatan sebagaimana hari biasa.
Menyadari dampak ekonomi akibat Covid-19 itu, mantan Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal yang saat ini merupakan bakal Calon Gubernur Sumbar dari jalur perseorangan (independen), meski tetap mematuhi tidak pulang kampung, putra Agam ini tidak tinggal diam melihat kesulitan yang dialami masyarakat Sumbar.
”Saya merasakan apa yang dirasakan dunsanak saya di Sumbar dari dampak lain Covid-19 ini. Selagi saya bisa maka saya akan membantu baik sembako maupun alat-alat kesehatan untuk pencegahan wabah ini. Juga terus mengajak masyarakat untuk jaga jarak, tahan diri untuk tidak berkumpul dan keluar rumah,” ujar Fakhrizal kepada media di Padang, Jumat (10/4) sore melalui pesan WhatsApp-nya.
Untuk meringankan beban yang dipikul masyarakat Sumbar akibat terdampak virus corona, siang tadi relawan Fakhrizal-Genius Umar membagikan 2.500 paket sembako.
“Sebanyak 2.500 paket sembako mulai Jumat ini dibagikan para sahabat saya di Barisan Relawan Fakhrizal, pembagian dikhususkan untuk masyarakat yang benar-benar merasakan dampak ekonomi dari pencegahan Covod-19 ini,” ujar Fakhrizal.
Paket Sembako dari ‘Jenderal Ninik Mamak’ itu berisikan beras, minyak goreng, telur, dan mie instan.
Fakhrizal pastikan paket semabako itu murni atas dasar keprihatinan dan kepedulian kepada masyarakat yang saat ini di rumah saja telah berakibat nihil pendapatan untuk menghidupi keluarganya.
“Saatnya kita bersama melawan Covid-19 karena telah berakibat pendapatan masyarakat bawah tergerus, tapi konsumsi rumah tangga justru meningkat dalam menjaga diri dan keluarga dari virus corona,” ujarnya.
Dan kepada telawan yang membagi paket sembako, Fakhrizal berpesan untuk tetap menjaga diri dengan mempertahankan jaga jarak kontak dengan masyarakat.
”Jangan saat membagi disampaikan pula embel-embel cagub-lah, karena saat ini kita fokus menghadapi virus dan dampak ikutannya,” ujarnya.
Bantuan Sembako Fakhrizal menurut sahabatnya Koyal murni bentuk kebersamaan saat pandemi Covid-19.
“Bagi pak Fakhrizal saat ini dipikirannya bagaimana masyarakat Sumbar bertahan menghadapi pandemi ini, dan bersama-sama melawan Covid-19,” ujar Koyal.
Fakhrizal juga mengajak pendukungnya dan seluruh masyarakat Sumbar untuk terus memupuk rasa solidaritas.
”Mari kita bergotong royong melawan wabah ini, Insyaallah dengan bersama-sama dan bersatu kita bisa kuat,” ujarnya.
Fakhrizal mengimbau masyarakat untuk selalu physical distancing. Tetap beraktivitas di dalam rumah. Dan selalu menggunakan masker apabila ada keperluan ke luar rumah.
“Masyarakat mesti menjaga kesehatannya. Menjaga imunitas tubuh untuk melawan virus ini,” ujarnya.
(Rel/Ad)























