• Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi
Rabu, Juni 10, 2026
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
No Result
View All Result

Pilkada Sumbar 2020: PKS Lockdown

22 Maret 2020
in Berita
Reading Time: 4min read
Views: 4,562

Oleh : Isa Kurniawan

//forumsumbar//

PEREBUTAN tiket Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk calon Gubernur Sumbar menarik untuk dicermati, yakni antara Riza Falepi (Walikota Payakumbuh) dengan Mahyeldi Ansharullah (Walikota Padang). Masing-masing menyatakan bahwa mereka sudah direkomendasikan oleh partai lain yang dibawa oleh bakal calon wakil mereka.

Lihat Juga

Rajut Ulang Kesehatan Bangsa dan Jalin Silaturahmi, KBI Sumbar Gelar Latbergab ke 2

Rajut Ulang Kesehatan Bangsa dan Jalin Silaturahmi, KBI Sumbar Gelar Latbergab ke 2

10 Juni 2026
109
Pakar Otonomi Daerah Prof Djohermansyah Djohan Ingatkan Program MBG Jangan Sentralistik

Pakar Otonomi Daerah Prof Djohermansyah Djohan Ingatkan Program MBG Jangan Sentralistik

10 Juni 2026
7
KAI Divre II Sumbar Buka Peluang Investasi Melalui Space by KAI, Akses Mudah Berbagai Aset Strategis Secara Digital

KAI Divre II Sumbar Buka Peluang Investasi Melalui Space by KAI, Akses Mudah Berbagai Aset Strategis Secara Digital

9 Juni 2026
16

Riza Falepi mendapat rekomendasi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk berpasangan dengan Febby Dt Bangso, yang Ketua DPW PKB Sumbar. Sementara Mahyeldi Ansharullah berpasangan dengan Audy Joinaldy, pengusaha muda yang tiba-tiba saja muncul namanya dan direkomendasikan oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Perebutan tiket seperti ini sebenarnya janggal terjadi di tubuh PKS yang memiliki fatsun atau mekanisme tersendiri dalam menjaring calon kepala daerah. Dengan keadaan sekarang, tinggal menunggu keputusan DPP PKS siapa yang akan dicalonkan, Riza Falepi dengan Febby-nya (PKB), atau Mahyeldi dengan Audy-nya (PPP). Uniknya, Irwan Prayitno sebagai tokoh sentral PKS di Sumbar, ikut mendamping Riza saat menemui Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

****

Politik itu dinamis, sampai saat penutupan pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar yang dibuka dari tanggal 16-18 Juni 2020 mendatang, semuanya masih bisa terjadi. Saling klaim saat ini antara Riza dan Mahyeldi dengan membawa rekomendasi dari para wakil yang akan berpasangan dengan mereka sah-sah saja. Tetapi yang menjadi catatan di sini, bisa saja nanti PKS lockdown, tidak dapat mendaftar ke KPU sama sekali.

Alkisah, di DPRD Sumbar saat pemilihan Alat Kelengkapan Dewan (AKD), PKS pernah mengalami lockdown, dimana tidak satu pun kader PKS terpilih menjadi pimpinan komisi dan badan. Di sini terlihat bahwa partai-partai lain di DPRD Sumbar sengaja “menyingkirkan” PKS. Hal yang sama bisa saja terjadi saat pencalonan gubernur dan wakil gubernur di Pilkada Sumbar 2020, dimana PKS tidak mendapatkan teman koalisi.

Dengan komposisi kursi di DPRD Sumbar saat ini, hanya Partai Gerindra yang bisa melenggang bisa mendaftarkan sendiri pasangan calon tanpa harus berkoalisi. Sementara partai lainnya, termasuk PKS harus mencari teman koalisi, baru bisa mendaftar ke KPU Sumbar. Berdasarkan aturan main, syarat minimal mengusung pasangan calon itu sebanyak 13 kursi —20% dari total kursi DPRD Sumbar yang 65 banyaknya. Partai Gerindra itu ada 14 kursi, sementara PKS 10 kursi, termasuk PAN 10 kursi, Partai Demokrat 10 kursi, Golkar 8 kursi, PPP 4 kursi, NasDem 3 kursi, PKB 3 kursi, dan terakhir PDIP 3 kursi.

Untuk pendaftaran ke KPU Sumbar itu nantinya, sesuai aturan main, masing-masing partai harus membawa Surat Keputusan (SK) dari pengurus pusat yang ditanda-tangani Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal yang mencantumkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang akan diusung. Jadi berupa SK, bukan surat rekomendasi. Dan kepengurusan pusat tersebut terdaftar secara sempurna di website KPU, termasuk pengurus provinsi yang membawa SK pusat.

Jadi jelas, seluruh muara persoalan Pilkada Sumbar 2020 itu nantinya ada di tingkat pusat masing-masing partai, dan suka atau tidak suka, konstelasi politik secara nasional di pusat akan ikut mewarnai. Di pusat saat ini ada partai pemerintah, PDIP, PKB, NasDem, PPP, Partai Golkar dan Partai Gerindra. Sementara partai non pemerintah (oposisi), ada PKS, PAN dan Partai Demokrat. Ketika partai-partai pemerintah bisa terkondisikan secara politik untuk berkoalisi, maka untuk koalisi lainnya yang tinggal hanya 3 partai, yakni PKS, PAN dan Partai Demokrat.

Ketika Partai Demokrat dengan bakal calon gubernur Mulyadi, anggota DPR RI dan Ketua Partai Demokrat Sumbar, bisa menarik PAN berkoalisi, maka tinggal lah PKS sendirian. Dengan cuma 10 kursi, tak cukup bagi PKS untuk mendaftar sendirian, sementara untuk teman yang diajak koalisi sudah lockdown. PKS tertinggal di terminal, sementara yang lainnya berangkat. Setelah itu, hanya ada tiga pilihan bagi PKS, pertama ikut ke salah satu koalisi menjadi pengusung / pendukung. Kedua, mendukung pasangan calon perseorangan Fakhrizal-Genius Umar (kalau ditetapkan sebagai calon oleh pleno KPU Sumbar), dan ketiga diam saja tidak kemana-mana sambil meratapi nasib.

****

Politik tingkat tinggi di pusat kekuasaan itu adalah sebuah keniscayaan ketika dikorelasikan dengan Pilkada Sumbar 2020. Ketika persoalan ini sampai ke lingkar istana, atau katakanlah ke Jokowi, maka partai-partai pemerintah yang ada di Sumbar bisa “dirapikan” dengan landai. Kekuatan lobi politik Febby (Ketua PKB Sumbar) atau Hariadi (Ketua PPP Sumbar), termasuk Audy (bakal calon wakil gubernur dari PPP), atau siapa pun itu, mohon maaf dengan tidak mengurangi rasa hormat, tidak ada artinya.

Ada dua alasan kuat kenapa PKS lockdown, pertama 10 tahun sudah PKS menguasai Sumbar dengan gubernurnya dari kader PKS, jadi ada keinginan partai-partai lain untuk meruntuhkan dominasi di eksekutif tersebut. Kedua, melihat perkembangan pembangunan Sumbar yang stagnan, maka ada keinginan ke depan Gubernur Sumbar itu yang mempunyai akses (atau lobi) yang kuat ke pusat kekuasaan. Jadi dana-dana pusat bisa lebih banyak dibawa ke Sumbar. Kalau tetap juga PKS yang memimpin Sumbar, maka diragukan aksesnya ke pusat (kekuasaan) bakal kuat.

Ketika PKS lockdown, maka pertarungan di Pilkada Sumbar 2020 itu berpotensi terjadi antara kader Partai Gerindra (Nasrul Abit) dan Partai Demokrat (Mulyadi), serta lainnya dari PAN maupun Golkar, kemudian dari perseorangan Fakhrizal-Genius Umar, untuk menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar periode 2021 – 2025. Jadi Partai Gerindra sebagai pemenang Pileg 2019 di Sumbar, yang saat ini masuk ke partai pemerintah, berkepentingan besar untuk memenangkan Pilkada Sumbar 2020. Dengan tidak ikutnya PKS, berarti jalan untuk menguasai Sumbar semakin terbuka, dan sempurna.

Kalau PKS lockdown, maka berpotensi 3 pasang yang berlaga di Pilkada Sumbar 2020 dengan koalisi Partai Demokrat-PAN satu, kedua Partai Gerindra, Golkar, PPP, PKB, Nasdem, PKB dan PDIP, serta ketiga pasangan calon perseorangan. Ataupun kalau 4 pasang, Partai Gerindra berdiri sendiri, sementara ada gerbong lain yang diinisiasi Partai Golkar dengan koalisi bersama PPP, NasDem, PKB dan PDIP.

Terakhir, cerita PKS lockdown ini bukan sesuatu hal yang rumit. Seperti tulisan di atas, di DPRD Sumbar sudah ada contohnya. Jadi ketika di Pilkada Sumbar 2020 PKS kembali lockdown itu sah-sah saja, dan peluangnya besar untuk dieksekusi oleh para pihak terkait. Itu lah yang namanya politik. Sekiranya ada yang merasa jumawa dengan elektabilitas maupun isitas, sebaiknya dibuang jauh-jauh dulu.

 

Penulis adalah :

Koordinator Komunitas Pemerhati Sumbar (Kapas)

ShareTweetSendShare
Previous Post

Anggota DPD RI Leonardy Harmainy Kunjungi Perguruan Thawalib Padang Panjang

Next Post

Kepsek di Payakumbuh Diedukasi Cegah Penularan Virus Corona

BeritaTerkait

Rajut Ulang Kesehatan Bangsa dan Jalin Silaturahmi, KBI Sumbar Gelar Latbergab ke 2
Berita

Rajut Ulang Kesehatan Bangsa dan Jalin Silaturahmi, KBI Sumbar Gelar Latbergab ke 2

10 Juni 2026
109
Pakar Otonomi Daerah Prof Djohermansyah Djohan Ingatkan Program MBG Jangan Sentralistik
Berita

Pakar Otonomi Daerah Prof Djohermansyah Djohan Ingatkan Program MBG Jangan Sentralistik

10 Juni 2026
7
KAI Divre II Sumbar Buka Peluang Investasi Melalui Space by KAI, Akses Mudah Berbagai Aset Strategis Secara Digital
Berita

KAI Divre II Sumbar Buka Peluang Investasi Melalui Space by KAI, Akses Mudah Berbagai Aset Strategis Secara Digital

9 Juni 2026
16
Teh Talua Centre Jo Boi 393 Bakal Gelar Lomba Bikin Teh Telur dengan Tajuk Teh Telur Kemerdekaan
Berita

Teh Talua Centre Jo Boi 393 Bakal Gelar Lomba Bikin Teh Telur dengan Tajuk Teh Telur Kemerdekaan

9 Juni 2026
24
Bupati JKA Perjuangkan Hibah Mobil Damkar dan Armada Sampah untuk Padang Pariaman ke Pemprov. DKI Jakarta
Berita

Bupati JKA Perjuangkan Hibah Mobil Damkar dan Armada Sampah untuk Padang Pariaman ke Pemprov. DKI Jakarta

9 Juni 2026
56
Rapat Paripurna DPRD Padang Pariaman, Wabup Rahmat Hidayat Sampaikan Nota Pertangungjawaban APBD TA 2025
Berita

Rapat Paripurna DPRD Padang Pariaman, Wabup Rahmat Hidayat Sampaikan Nota Pertangungjawaban APBD TA 2025

8 Juni 2026
39
Next Post
Kepsek di Payakumbuh Diedukasi Cegah Penularan Virus Corona

Kepsek di Payakumbuh Diedukasi Cegah Penularan Virus Corona

Most Viewed Posts

  • Polda Sumbar Dukung PMPI Wujudkan Regenerasi Pertanian Lewat GenZALS 2025 (40,552)
  • Gubernur Sumbar: PSBB Berakhir, Diganti New Normal (36,470)
  • Ranah Minang Berduka, Haji Boy Lestari Dt Palindih Berpulang ke Rahmatullah (35,744)
  • Keluarga Besar SMPN 13 Padang Gelar Family Gathering 2025: Deep Learning dan Keakraban (35,448)
  • Senin Depan Tidak Juga Cair Bantuan Covid-19, Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Presiden (34,878)
  • Meningkatkan Efektivitas Hakim Ad Hoc Tipikor dalam Memberantas Korupsi (34,368)
  • VCO (Virgin Coconut Oil) Dapat Digunakan sebagai Obat Membunuh Covid-19 (32,819)
  • Pepatah Petitih Minangkabau tentang Kebersamaan Beserta Maknanya (32,628)
  • Lakukan RDPU dengan Komisi XIII DPR RI, HAKAN Sampaikan Tiga Poin Utama Terkait Revisi Kebijakan Kewarganegaraan (31,129)
  • Heboh, Satu Orang PDP Covid-19 dari Payakumbuh Meninggal di RSAM Bukittinggi (29,221)

Berita Lainnya

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

20 Februari 2025
175
‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

14 Juni 2024
359
‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

30 Juli 2021
503
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

13 Desember 2024
240
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

5 Januari 2025
120
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

17 Mei 2025
159
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

5 Juni 2025
136
“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
197
“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
131

Portal berita forumsumbar.com diterbitkan oleh PT. BANGKA LIMABELAS MULTIMEDIA, merupakan situs berita dari Sumbar.

Kantor : Jl. Bangka No. 15 Wisma Warta Ulak Karang – Padang (25133)

HP / WA : 081275665100

  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

No Result
View All Result
  • Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In