
PARIAMAN, forumsumbar — Ada tantangan baru untuk pengurus Kerapatan Adat Nagari di Kota Pariaman, agar dalam aktivitasnya tidak hanya menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat adat, juga menciptakan harmonisasi.
Harapan dan sekaligus tantangan itu, disampaikan Walikota Pariaman Yota Balad, S.Stp, MM, dalam acara Pengukuhan (Pati Ambalau) Pengurus Kerapatan Adat Nagari IV Koto Sungai Rotan Periode 2025-2030, Sabtu (5/9/2026), di halaman Kantor Desa Bungo Tanjung, Kecamatan Pariaman Selatan.
Menurut Yota, pengukuhan pengurus KAN, bukan sekedar peristiwa seremonial, melainkan sesuatu yang penting, guna memperkuat peranan pemangku adat dalam menjaga nilai-nilai adat istiadat, dan lebih luas lagi kebudayaan Minangkabau.
“Peran lembaga adat semakin penting di tengah perkembangan zaman dan era teknologi yang kian berkembang, sebagai benteng pertahanan masyarakat dari pengaruh negatif,” ujar Walikota Yota.
Diharapkan kehadiran lembaga Kerapatan Nagari, menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Pariaman, menciptakan kehidupan sosial masyarakat yang dinamis menuju harmonisasi.
Pengurus KAN IV Kota Sungai Rotan yang baru, diharapkan juga mampu merangkul semua elemen masyarakat, guna ikut melestarikan kembali nilai-nilai Adat Basandi Syarak, dan Syarak Basandi Kitabullah, demikian poin – poin penting yang jadi harapan Walikota Yota Balad.
Ketua KAN IV Koto Sungai Rotan terpilih Baharudin TK Bagindo beserta seluruh pengurus, sebelumnya dikukuhkan Wakil Ketua LKAAM Kota Pariaman Asfar Tanjung Rangkayo Rajo Bugih.
Dalam sambutannya Baharudin TK Bagindo mengungkapkan komitmennya untuk menjaga amanah. Bersama pengurus terpilih menyatakan siap untuk menjadi mitra strategis Pemerintah Kota dalam mewujudkan Kota Pariaman yang lebih baik dan terukur menuju kota adat istiadat.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Camat Pariaman Timur Ahmad Syaukani, SAg berharap pengurus KAN IV Koto Sungai Rotan yang baru, berbuat terbaik untuk kepentingan nagari.
“Mari kita bersama saciok bak ayam, sadanciang bak basi, untuk mewujudkan Sungai Rotan Nagari yang Baldatun Thayyibatun Wa rabbun Ghafur,” tukas Ahmad Syaukani, putra tokoh ulama dan salah seorang pejuang, pendiri Kota Pariaman almarhum Haji Khairuman Isa.
Diwartakan oleh;
Wiztian Yoetri (Wartawan Senior)
























