
PADANG PARIAMAN, forumsumbar — Wakil Bupati (Wabup) Padang Pariaman, Rahmat Hidayat, menghadiri Perayaan Pengukuhan Gelar Tuanku dan Ustadzah sekaligus Penyerahan Ijazah santri tamatan di Komplek Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Yaqin Sadaniyyah Pasir Putih Nagari Singguliang Lubuk Aluang, Rabu (24/6/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh haru. Turut hadir mewakili Gubernur Sumatera Barat, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol. PP) Provinsi Sumatera Barat Irwan, SSos, MM, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Keuangan Taslim, SE.Ak, MM, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab. Alkhaufa, STP, Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Yaqin Sadaniyyah, serta para tamu dan undangan lainnya.
Pada kesempatan itu, sebanyak 8 orang santri dan santriwati dikukuhkan dengan gelar Tuanku dan Ustadzah. Selain itu, Pondok Pesantren juga menyerahkan ijazah kepada 42 orang santri dan santriwati yang menyelesaikan pendidikan tingkat Aliyah dan Tsanawiyah.
Dalam sambutannya, Wabup Rahmat Hidayat menyampaikan harapan, agar para Tuanku dan Ustadzah yang baru dikukuhkan dapat menjadi ulama dan pendidik agama yang istiqamah dalam menyiarkan ajaran Islam, serta menebarkan nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat.
“Pengukuhan Tuanku dan Ustadzah hari ini, hendaknya menjadi awal pengabdian untuk menjadi ulama dan ustadzah yang menyiarkan agama Islam serta berbagi kebaikan kepada masyarakat,” ujar Rahmat.
Ia menegaskan, bahwa peran ulama, ustadz, dan ustadzah sangat penting di tengah tantangan kemerosotan moral dan masalah sosial yang dihadapi masyarakat saat ini. Seperti penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, hingga berbagai bentuk tindakan asusila, judol dan pinjol, serta kejahatan sosial lainnya.
“Masih banyak persoalan di tengah masyarakat, mulai dari narkoba, pergaulan bebas, hingga tindakan asusila. Karena itu, saya berharap para santri, Tuanku, dan Ustadzah yang telah dikukuhkan dapat menjadi contoh yang baik. Memberikan pengaruh positif, serta menyampaikan ajaran agama yang menyejukkan dan membimbing masyarakat ke arah yang lebih baik,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Provinsi Sumbar Irwan, yang hadir mewakili Gubernur Sumatera Barat, turut memberikan motivasi kepada para santri yang baru dikukuhkan dan para tamatan. Ia berpesan, agar para lulusan terus berjuang, melanjutkan pendidikan dan mengabdikan diri di tengah masyarakat.
“Silahkan tetap berjuang, baik mengabdi di Padang Pariaman maupun di Daerah lainnya. Banyak masjid dan surau yang membutuhkan peran generasi muda yang memiliki bekal ilmu agama. Teruslah belajar, sebarkan kebaikan dan jadikan ilmu yang diperoleh, sebagai modal utama untuk memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkap Irwan.
Rangkaian kegiatan, ditutup dengan prosesi pengukuhan gelar Tuanku dan Ustadzah serta penyerahan ijazah kepada para tamatan Aliyah dan Tsanawiyah. Suasana penuh kebanggaan tampak menyelimuti para santri, keluarga dan seluruh civitas pondok pesantren yang hadir dalam momentum tersebut.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berharap pondok pesantren terus melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan agama. Tetapi juga mampu menjadi teladan, penjaga moral, serta agen perubahan positif di tengah kehidupan masyarakat.
(Diskominfo/AS)






















