
TANAH DATAR, forumsumbar — Menyikapi perkembangan yang terjadi di kawasan perbatasan Nagari Simawang, Kabupaten Tanah Datar dan Nagari Bukik Kanduang, Kabupaten Solok, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar bersama Pemerintah Kabupaten Solok terus mengedepankan komunikasi dan musyawarah sebagai langkah bersama dalam menjaga keharmonisan masyarakat.
Kedua pemerintah daerah sepakat mencari solusi terbaik sembari menunggu keputusan resmi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait batas wilayah.
Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Bupati Tanah Datar Eka Putra dan Bupati Solok Jon Firman Pandu yang berlangsung di kediaman Bupati Solok, Jumat (12/6/2026).
Pertemuan itu menjadi wadah koordinasi untuk menyikapi perkembangan yang terjadi di tengah masyarakat sekaligus menjaga situasi tetap kondusif.
Bupati Tanah Datar Eka Putra mengatakan, kedatangannya ke Kabupaten Solok merupakan bagian dari upaya menyampaikan aspirasi masyarakat dan pemerintah Nagari Simawang yang selama ini mengikuti perkembangan persoalan batas wilayah tersebut. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar sejak awal menempuh penyelesaian melalui jalur pemerintahan dan koordinasi dengan pihak terkait.
Eka Putra menjelaskan bahwa persoalan batas wilayah tersebut masih dalam proses di tingkat pemerintah pusat. Setelah adanya kesepakatan batas wilayah pada tahun 2021, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menyampaikan keberatan dan meminta peninjauan kembali kepada Kemendagri. Kemendagri juga telah menurunkan tim survei lapangan, namun hingga kini Permendagri terkait batas wilayah tersebut belum diterbitkan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan proses ini kepada pemerintah pusat. Apa pun keputusan Kemendagri nantinya harus dihormati bersama. Yang terpenting saat ini adalah menjaga hubungan kekeluargaan yang telah terjalin sejak lama antara masyarakat Simawang dan Bukik Kanduang. Kita semua adalah badunsanak,” ujar Eka Putra.
Lebih lanjut, Eka Putra menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya menjaga situasi tetap kondusif di tengah masyarakat. Menurutnya, masyarakat kedua nagari terikat oleh hubungan adat, kekeluargaan, dan sejarah yang panjang. Karena itu, seluruh pihak diminta menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh suasana.
Sementara itu, Bupati Solok Jon Firman Pandu menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan komunikasi yang terus terjalin antara Pemerintah Kabupaten Solok dan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar. Menurutnya, pertemuan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk mencari jalan terbaik bagi masyarakat kedua nagari.
Ia mengatakan bahwa dinamika yang terjadi di wilayah Simawang dan Bukik Kanduang tidak boleh sampai memutus hubungan persaudaraan yang telah terbangun sejak lama. Pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap persoalan dapat diselesaikan dengan baik tanpa menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.
“Kami hadir untuk memastikan persoalan ini dapat diselesaikan dengan baik. Simawang dan Bukik Kanduang adalah masyarakat kita bersama. Yang terpenting saat ini adalah menjaga persaudaraan, memperkuat komunikasi, dan mencari jalan terbaik demi kepentingan masyarakat kedua nagari. Tanah Datar dan Kabupaten Solok tidak bisa dipisahkan, begitu juga masyarakatnya,” kata Jon Firman Pandu.
Dalam pertemuan tersebut, kedua kepala daerah juga sepakat untuk terus menjalin komunikasi dengan pemerintah nagari, unsur adat, tokoh masyarakat, serta pihak terkait lainnya. Langkah tersebut dilakukan agar seluruh proses berjalan dengan baik dan masyarakat memperoleh informasi yang benar.
Melalui semangat musyawarah, kebersamaan, dan nilai-nilai kekerabatan yang telah diwariskan para pendahulu, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dan Pemerintah Kabupaten Solok berharap perbedaan pandangan yang muncul dapat diselesaikan melalui musyawarah dan koordinasi yang baik.
Kedua pemerintah daerah menegaskan bahwa kepentingan masyarakat dan terjaganya silaturahmi antara Nagari Simawang dan Nagari Bukik Kanduang menjadi prioritas dalam setiap langkah penyelesaian.
Turut hadir mendampingi Bupati Tanah Datar melakukan kunjungan balasan ke Kabupaten Solok, Asisten II, Kepala OPD terkait, Camat Rambatan.
(R/Prokopim)






















