
PADANG, forumsumbar —–Universitas Andalas (Unand) menyakini bahwa alumni merupakan aset abadi pemangku kepentingan yang tidak tergantikan. Mahasiswa dapat berganti, pimpinan dapat berganti, namun alumni akan selalu menjadi bagian dari Unand sepanjang hayatnya.
“Alumni bukan sekadar bagian dari universitas, melainkan penentu arah masa depan institusi,” ujar Rektor Unand Efa Yonnedi, saat memberikan sambutan setelah mengukuhkan Dewan Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Alumni Universitas Andalas (DPP IKA Unand) Periode 2025-2029, di Convention Hall Unand, Kampus Limau Padang, Sabtu (31/1/2026).
Lanjut Rektor Efa Yonnedi, hubungan antara almamater dan alumni bukanlah hubungan yang bersifat sesaat atau transaksional. Melainkan hubungan jangka panjang yang simbiotik.
Alumni membawa nama baik Unand ke tengah masyarakat, dunia industri dan ranah kebijakan publik. Sebaliknya, universitas memiliki tanggung jawab moral dan institusional untuk terus menjadi rumah intelektual, ruang kolaborasi dan sumber kebanggaan bagi para alumninya.
Pada tingkat global, kata Rektor Efa Yonnedi, peran alumni telah diakui secara internasional sebagai salah satu indikator penting dalam akreditasi dan reputasi perguruan tinggi.
“Hingga saat ini, Unand telah melahirkan 160.291 alumni, dan ini merupakan sebuah potensi strategis yang sangat besar dan perlu dikelola secara terarah dan berkelanjutan,” kata Rektor Efa.
Menurut Rektor, alumni merupakan brand ambassador terbaik bagi Unand. Di tengah tantangan menurunnya peminat pada beberapa program studi, peran alumni menjadi sangat strategis dalam mempromosikan dan merekomendasikan kampus maupun program studi asal kepada calon mahasiswa baru. “Alumni yang berkiprah dan tampil di ruang publik akan menjadi daya tarik yang kuat bagi calon mahasiswa baru,” ucap Rektor.

Ditambahkan Rektor Efa Yonnedi, Unand memandang bahwa pengelolaan alumni harus dilakukan secara strategis, terstruktur dan berkelanjutan, dengan memahami bahwa peran dan kebutuhan alumni akan berubah sepanjang perjalanan hidupnya.
Kemudian dalam kerangka rencana pengembangan jangka panjang, ditegaskan Rektor Efa, bahwa alumni berperan strategis sebagai duta reputasi, mitra inovasi, dan pengungkit daya saing global Unand dalam setiap tahapan menuju universitas kelas dunia.
“Unand tidak hanya bercita-cita melahirkan alumni yang sukses, tetapi juga berkomitmen menjadi universitas yang dirawat, dibesarkan dan diperkuat bersama alumninya. Bersama alumni, Unand akan berkontribusi bagi Sumatera Barat, Indonesia dan dunia”, kata Rektor Efa Yonnedi.
“Akhirnya, kami mengucapkan selamat atas pelantikan DPP IKA Unand Periode 2025-2029, Semoga amanah yang diemban dapat dijalankan dengan penuh dedikasi dan membawa kemashalatan bagi almamater tercinta,” pungkasnya.

Total 521 Orang Pengurus
Adapun prosesi pelantikan didahului oleh Rektor Unand Efa Yonnedi menyerahkan bendera pataka, panji-panji IKA Unand ke Ketua Umum DPP IKA Unand Denny Abdi, dan kemudian bendera pataka tersebut dikibarkan oleh Denny Abdi.
Seterusnya salah seorang Anggota Formatur Kongres VII DPP IKA Unand, Munzir, membacakan nama-nama pengurus yang termuat di SK pengurus DPP IKA Unand Nomor : IST/DPP-IKA/UA/I/2026, yang jumlah totalnya 521 orang. Setelah itu, pengurus dilantik oleh Ketua Umum DPP IKA Unand Denny Abdi.
Adapun struktur inti DPP IKA Unand Periode 2025-2029, Ketua Umum Denny Abdi, Ketua Harian Elen Setiadi, Sekretaris Jenderal Gusti Candra dan Bendahara Umum Novrihandri. Kemudian ada 11 orang Wakil Ketua Umum, 11 Wakil Sekjen, 6 Wakil Bendahara Umum, 33 Kepala Departemen dan ratusan anggotanya.
Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP IKA Unand Denny Abdi mengucapkan terima kasih kepada para pihak yang telah mendukung acara “Pelantikan dan Raker DPP IKA Unand”, terutama kepada para pengurus yang terlihat bersemangat dan kompak di dalam melaksanakannya.

Banyaknya alumni yang menjadi pengurus DPP IKA Unand Periode 2025-2029, yakni 521 orang, menurut Denny ini menunjukkan antusiasme alumni yang besar untuk memberikan kontribusi terhadap almamater, daerah maupun bangsa dan negara.
“Penyusunan pengurus ini oleh 21 orang Formatur dengan 8 kali rapat yang sangat dinamis dengan terjadinya perbedaan pendapat. Tapi, Alhamdulillah semuanya bisa diselesaikan dalam dua bulan, lebih cepat dari waktu yang diberikan, yakni tiga bulan,” ujar Denny Abdi, yang saat ini menjabat Sekjen Kementerian Luar Negeri RI.
“Setelah pelantikan ini, diharapkan para Wakil Ketua Umum dan Wakil Sekjen untuk dapat merapatkan barisan dengan departemen dan anggotanya agar program-program yang telah disusun dapat dikonkretkan,” pungkas alumni Fakultas Ekonomi Unand yang pernah menjadi Dubes RI di Vietnam.
Pada acara Pelantikan dan Raker DPP IKA Unand ini, turut hadir Wakil Menteri ESDM Juliot Tanjung, mantan Ketua Umum DPP IKA Unand dan juga pernah jadi MenteriPAN-RB, Asman Abnur. Kemudian para mantan Rektor Unand, di antaranya; Prof Musliar Kasim, Prof Werry Darta Taifur, Prof Tafdil Husni, dan Prof Yuliandri.
Hadir juga tokoh-tokoh alumni Unand.yang duduk di DPR RI, Shadiq Pasadigue dan Rahmat Saleh, serta Suryadi Asmi, Insannul Kamil, Taslim Chaniago, Irfendi Arbi, Khairul Ikhwan, Zola Pandoe dan banyak lainnya.
(Ika)





















