• Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi
Kamis, Agustus 20, 2026
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
No Result
View All Result

Prof Djohermansyah Djohan: Biaya Politik Mahal Jadi Akar Korupsi Kepala Daerah

5 November 2025
in Berita
Reading Time: 3min read
Views: 528
Prof Dr Djohermansyah Djohan, MA, Guru Besar IPDN dan pakar otonomi daerah. (Foto : Dok)

JAKARTA, forumsumbar —– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Provinsi Riau. Sedikitnya 10 orang diamankan dan diperiksa secara intensif, termasuk Gubernur Riau Abdul Wahid, Kepala Dinas PUPR, lima kepala UPT, satu tenaga ahli gubernur, dan seorang kepercayaan sang gubernur.

Dalam operasi itu, KPK juga mengamankan uang tunai sebesar Rp1,6 miliar sebagai barang bukti.

Kasus ini menambah panjang daftar kepala daerah di Riau yang tersangkut korupsi.

Lihat Juga

Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Fungsional dan Kepala Sekolah, Bupati JKA: Buktikan Kinerja dan Hadirkan Perubahan Nyata

Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Fungsional dan Kepala Sekolah, Bupati JKA: Buktikan Kinerja dan Hadirkan Perubahan Nyata

20 Agustus 2026
80
Pulihkan Lingkungan Pascabencana di Batu Busuk Padang, Green Rangers Event Unand Gelar Aksi Penanaman Pohon

Pulihkan Lingkungan Pascabencana di Batu Busuk Padang, Green Rangers Event Unand Gelar Aksi Penanaman Pohon

19 Agustus 2026
14
Malam Resepsi HUT RI ke 81, Pemko Pariaman Apresiasi Petugas Upacara

Malam Resepsi HUT RI ke 81, Pemko Pariaman Apresiasi Petugas Upacara

18 Agustus 2026
9

Dalam catatan KPK, Provinsi Riau sudah empat kali terjerat kasus korupsi di tingkat pemerintahan provinsi, belum termasuk lima bupati yang juga pernah terlibat kasus serupa.

Fenomena ini menimbulkan pertanyaan: mengapa praktik korupsi masih terus berulang di daerah yang dikenal religius dan beradat kuat seperti Riau?

Korupsi yang Klasik dan Sistemik

Guru Besar IPDN dan pakar otonomi daerah, Prof Dr Djohermansyah Djohan, MA, menilai bahwa kasus-kasus korupsi di daerah bukan lagi hal baru, melainkan persoalan sistemik yang terus berulang, terutama di sektor pengadaan barang dan jasa.

“Korupsi di kalangan pemerintah daerah, termasuk di Riau, sudah seperti penyakit lama yang tak kunjung sembuh.

Bidang pengadaan barang dan jasa, terutama infrastruktur, masih menjadi ladang empuk penyimpangan,” ujar Prof Djohermansyah, Rabu (5/11/2025)

Ia mencatat, sejak era otonomi daerah bergulir tahun 2005, sebanyak 39 gubernur di Indonesia telah tersangkut kasus korupsi.

“Ini menunjukkan bahwa problemnya bukan pada individu semata, melainkan sistem politik dan tata kelola pemerintahan yang belum bersih,” tegas Prof Djohermansyah.

Pilkada Mahal, Kepala Daerah Cari Balik Modal

Menurut Prof. Djohermansyah, akar dari banyak kasus korupsi kepala daerah justru berawal dari mahalnya biaya politik dalam Pilkada.

“Modal untuk menjadi kepala daerah itu besar. Mereka harus emembayar mahar politik ke partai pengusung, membeli suara, ongkos saksi membiayai tim sukses dan kampanye. Setelah terpilih, ada dorongan kuat untuk mengembalikan modal itu,” jelasnya.

Ketika para kepala daerah masuk ke jabatan publik, lanjutnya, mereka membawa beban utang politik dan finansial.

“Demokrasi kita sebenarnya sudah bagus secara sistem, tapi kalau pelakunya korup, maka administrasi pemerintahan jadi ikut dipaksa melayani kepentingan balik modal,” katanya.

Integritas Tak Sejalan dengan Nilai Adat dan Agama

Menanggapi banyaknya kasus korupsi di Riau, sebagian pihak mempertanyakan ke mana nilai-nilai adat Melayu dan ajaran agama yang selama ini menjadi identitas masyarakat setempat.

Prof Djohermansyah, yang pernah menjabat Penjabat Gubernur Riau pada 2013–2014, menyebut bahwa akar masalahnya bukan pada lemahnya budaya, melainkan tidak tersambungnya nilai moral dengan perilaku pejabat.

“Orang Riau itu agamis dan beradat kuat. Ada tunjuk ajar Melayu, ada nilai agama yang kuat. Tapi dalam praktik kekuasaan, nilai-nilai itu tidak lagi jadi pedoman. Integritas berbasis adat dan agama itu yang dikesampingkan,” ujarnya.

“Jatah Reman”: Gaya Baru Pemerasan

Fenomena “jatah reman” yang terungkap dalam OTT kali ini, menurut Prof Djohermansyah, merupakan bentuk pemerasan atau ekstorsi, bukan sekadar suap.

“Kalau saya cermati, ini bukan kasus suap biasa. Ini lebih ke pemerasan. Pengusaha yang dapat proyek diminta setoran. Ada tekanan, ada pemaksaan. Ini sama seperti kasus di Kementerian Ketenagakerjaan kemarin,” jelasnya.

Ia menilai praktik seperti ini merugikan publik karena berpotensi menurunkan kualitas pekerjaan. “Kalau kontraktor dipaksa setor, pasti spesifikasi proyek diturunkan. Akhirnya masyarakat yang rugi,” tambahnya.

Namun, Prof Djohermansyah juga mengingatkan bahwa pengawasan pemerintah kini semakin ketat. “Hati-hati, sekarang banyak pengawasan. Tapi tetap saja, kalau sistemnya tidak diperbaiki, peluang penyimpangan masih terbuka,” tegasnya.

Perlu Reformasi Sistem Pilkada

Prof Djohermansyah menilai solusi mendasar untuk memutus rantai korupsi kepala daerah adalah reformasi sistem Pilkada agar tidak lagi berbiaya tinggi.

“Saya tidak yakin kasus di Riau ini yang terakhir. Akan ada lagi jika akar masalahnya tidak diselesaikan. Perbaiki dulu sistem Pilkada kita. Kalau ongkosnya mahal, korupsi akan terus jadi jalan pintas, nilai adat dan agama kalah sama pragmagisme politik,” katanya.

Ia menutup dengan harapan agar KPK tetap bekerja serius tanpa pandang bulu.

“Semoga KPK makin kuat dan konsisten, tidak main-main. Karena hanya penegakan hukum yang tegas dan sistem politik yang sehat yang bisa menyelamatkan daerah dari korupsi,” pungkasnya.

(R/Wiztian Yoetri)

ShareTweetSendShare
Previous Post

DPD RI dan BNPB Perkuat Sinergi Mitigasi dan Penanganan Bencana Nasional

Next Post

Gelar Rakor, Pemkab Tanah Datar Pertegas Komitmen dalam Pencegahan Korupsi

BeritaTerkait

Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Fungsional dan Kepala Sekolah, Bupati JKA: Buktikan Kinerja dan Hadirkan Perubahan Nyata
Berita

Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Fungsional dan Kepala Sekolah, Bupati JKA: Buktikan Kinerja dan Hadirkan Perubahan Nyata

20 Agustus 2026
80
Pulihkan Lingkungan Pascabencana di Batu Busuk Padang, Green Rangers Event Unand Gelar Aksi Penanaman Pohon
Berita

Pulihkan Lingkungan Pascabencana di Batu Busuk Padang, Green Rangers Event Unand Gelar Aksi Penanaman Pohon

19 Agustus 2026
14
Malam Resepsi HUT RI ke 81, Pemko Pariaman Apresiasi Petugas Upacara
Berita

Malam Resepsi HUT RI ke 81, Pemko Pariaman Apresiasi Petugas Upacara

18 Agustus 2026
9
Kepada Paskibraka Bupati Agam Benni Warlis Ingatkan Pentingnya Meneladani Perjuangan Para Pahlawan
Berita

Kepada Paskibraka Bupati Agam Benni Warlis Ingatkan Pentingnya Meneladani Perjuangan Para Pahlawan

18 Agustus 2026
9
Ngeri! Bukan Tarik Tambang, Ini Tarik Lokomotif! KAI Divre II Sumbar Adu Kompak Gerakkan 42 Ton
Berita

Ngeri! Bukan Tarik Tambang, Ini Tarik Lokomotif! KAI Divre II Sumbar Adu Kompak Gerakkan 42 Ton

18 Agustus 2026
17
KAI Divre II Sumbar dan Komunitas Pecinta Kereta Api Gelar Sosialisasi Anti Pelecehan Seksual di Stasiun dan Dalam Perjalanan
Berita

KAI Divre II Sumbar dan Komunitas Pecinta Kereta Api Gelar Sosialisasi Anti Pelecehan Seksual di Stasiun dan Dalam Perjalanan

18 Agustus 2026
19
Next Post
Gelar Rakor, Pemkab Tanah Datar Pertegas Komitmen dalam Pencegahan Korupsi

Gelar Rakor, Pemkab Tanah Datar Pertegas Komitmen dalam Pencegahan Korupsi

Most Viewed Posts

  • Polda Sumbar Dukung PMPI Wujudkan Regenerasi Pertanian Lewat GenZALS 2025 (40,846)
  • Gubernur Sumbar: PSBB Berakhir, Diganti New Normal (36,771)
  • Ranah Minang Berduka, Haji Boy Lestari Dt Palindih Berpulang ke Rahmatullah (36,059)
  • Keluarga Besar SMPN 13 Padang Gelar Family Gathering 2025: Deep Learning dan Keakraban (35,738)
  • Senin Depan Tidak Juga Cair Bantuan Covid-19, Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Presiden (35,203)
  • Meningkatkan Efektivitas Hakim Ad Hoc Tipikor dalam Memberantas Korupsi (34,657)
  • Pepatah Petitih Minangkabau tentang Kebersamaan Beserta Maknanya (34,439)
  • VCO (Virgin Coconut Oil) Dapat Digunakan sebagai Obat Membunuh Covid-19 (33,136)
  • Lakukan RDPU dengan Komisi XIII DPR RI, HAKAN Sampaikan Tiga Poin Utama Terkait Revisi Kebijakan Kewarganegaraan (31,432)
  • Heboh, Satu Orang PDP Covid-19 dari Payakumbuh Meninggal di RSAM Bukittinggi (29,522)

Berita Lainnya

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

20 Februari 2025
194
‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

14 Juni 2024
390
‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

30 Juli 2021
507
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

13 Desember 2024
253
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

5 Januari 2025
130
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

17 Mei 2025
173
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

5 Juni 2025
140
“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
208
“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
145

Portal berita forumsumbar.com diterbitkan oleh PT. BANGKA LIMABELAS MULTIMEDIA, merupakan situs berita dari Sumbar.

Kantor : Jl. Bangka No. 15 Wisma Warta Ulak Karang – Padang (25133)

HP / WA : 081275665100

  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

No Result
View All Result
  • Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In