
LIMAPULUH KOTA, forumsumbar —-Ternyata tanaman bayam brazil (Alternanthera sissoo) yang diusahakan oleh Kelompok Tani (Poktan) “Mekar Tani,” Jorong Gando Nagari Piobang Kabupaten Limapuluh Kota, dapat dijadikan berbagai aneka makanan.
Saat ini, di samping untuk sayuran, Poktan “Mekar Tani” dilatih oleh Mahasiswa Doktoral Universitas Muhammadiyah Malang (UM Malang) Mardhatillah untuk membuat olahan bayam brazil menjadi kripik, nugget, mi, dan bakso, yang dikemas dengan merek dagang sendiri dan kemudian dipasarkan. Hal ini dapat meningkatkan pendapatan anggota kelompok tani.

Tia, demikian panggilan akrab alumni Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta) Unand dan S2 di Teknologi Industri Pertanian Universitas Gajah Mada (UGM) ini, melaksanakan Pengabdian Masyarakat Mandiri pada Poktan “Mekar Tani” Jorong Gando Piobang dalam hal penanaman bayam brazil, pengolahannya menjadi makanan, serta pemasarannya.
Menurut Tia, usaha pertanian bayam brazil ini bisa dikembangkan secara maksimal, dan mendatangkan pendapatan secara ekonomi bagi anggota Poktan “Mekar Tani”.
“Kita melakukan Pengabdian Masyarakat Mandiri terhadap Poktan “Mekar Tani” dengan memberikan mereka pengetahuan tentang penanaman bayam brazil yang bagus, dan kemudian mengolahnya menjadi aneka makanan, serta kemudian membantu untuk memasarkan produk tadi,” terang Tia, Rabu (18/12/2024)
“Kita juga membantu untuk mengurus izin dan sertifikasi yang diperlukan, agar ketika produk dipasarkan, tidak ada masalah,” tambahnya.

Disampaikan Tia bahwa bayam brazil merupakan sayuran hijau yang kaya akan nutrisi dan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Bayam brazil dapat diolah menjadi berbagai hidangan, seperti salad, sup, tumisan, atau keripik.
“Bayam brazil mengandung berbagai vitamin yang bisa membantu memenuhi kebutuhan tubuh. Beberapa manfaatnya mulai dari, meningkatkan daya tahan tubuh sampai menjaga kesehatan mata,” pungkas Tia.
(Ika)























