PARIAMAN, forumsumbar, —Bakal calon bupati (bacabup) Padang Pariaman Buyung Lapau terus bergerak membangun komunikasi dengan partai politik (parpol) yang punya kursi di DPRD Padang Pariaman, agar dirinya bisa bertarung di Pilkada Padang Pariaman 2020 yang akan datang.
Saat kedatangan Menko Perekonomian Airlangga Hartato, yang juga Ketua Umum DPP Partai Golkar, ke Kota Pariaman dalam rangka peringatan Hari Nusantara 2019, dimanfaatkan Buyung Lapau untuk bertemu Airlangga Hartato, Sabtu (14/12) di VVIP Room Bandara BIM.

Dikatakan Buyung Lapau melalui pesan WhatsApp ke forumsumbar.com, ia telah menyampaikan niatnya untuk maju menjadi Bupati Padang Pariaman ke Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartato saat pertemuan singkat itu. “Sekalian minta dukungan agar Partai Golkar bisa mengusung saya di pilkada,” ujar Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPK-PD) Kota Pariaman itu.
Saat menjemput Airlangga Hartato itu, sebut Buyung, tampak anggota DPR RI John Kenedy Azis, Wagub Sumbar Nasrul Abit, Ketua Golkar Sumbar Hendra Irwan Rahim, Plt Sekretaris Mirkadri Miyar, Ketua Golkar Padang Wahyu Iramana Putra, Ketua Golkar Pariaman Mardison Mahyudin, dan Ketua Golkar Padang Pariaman Syahrul Dt Lung.

Kabarnya, Buyung Lapau sudah digadang-gadang akan diusung PKB Padang Pariaman untuk jadi bupati. Kursi PKB di DPRD Padang Pariaman ada 4 kursi, maka agar bisa mendaftar ke KPU harus berkoalisi dengan partai lain. Termasuk tentunya mengajak Golkar yang memiliki 4 kursi.
Sebagaimana diketahui, berdasarkan aturan yang ada, partai atau gabungan partai bisa mengusung pasangan calon minimal 20% dari total kursi DPRD. Jadi untuk Padang Pariaman, minimal 20% dari total 40 kursi, atau 8 kursi. “Mencermati itu, tidak satupun partai yang bisa mengusung pasangan calon sendirian, jadi harus berkoalisi”, tutup putra Barangan VII Koto Sungai Sariak Kabupaten Padang Pariaman itu. (IK)






















