JAKARTA –45 Walinagari di Kabupaten Solok yang dipimpin oleh Asisten I Sekda dan Ketua Forum Walinagari Kabupaten Solok awal minggu ini dalam sebuah pertemuan di Jakarta, meminta Nofi Candra untuk maju sebagai Bupati Solok di periode mendatang.
Asisten I Setda Kabupaten Solok Edisar Dt. Manti Basa menyebutkan saat ini memang banyak kandidat yang mengapung ataupun diapungkan ke publik. Ada yang serius dan ada pula yang sekdar mengukur pasaran saja. Menurutnya, Kabupaten Solok saat ini membutuhkan sosok pemimpin yang bisa membawa daerah penghasil beras itu kembali kepada kejayaannya.
“Kabupaten Solok kini kehilangan figur. Kabupaten Solok pada hari ini butuh pemimpin yang visioner. Sikap kita harus jelas, jika memang ingin perubahan di Kabupaten Solok. Maka harapan itu tertumpang pada diri senator Nofi Candra. Baa lai sepakat kito tu..??,” kata Edisar Dt. Manti Basa yang disambut serempak oleh para Walinagari dengan kata sepakat, seperti dikutip di laman harianhaluan.com.
Kejayaan yang membuat daerah itu dilirik oleh berbagai daerah karena beragam prestasi dan kemajuan daerahnya dalam berbagai sektor. Dulu, kata dia, Kabupaten Solok selalu menjadi tujuan bagi daerah lain yang ingin belajar tentang tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.
Tapi kini fakta yang terjadi malah sebaliknya, Kabupaten Solok yang belajar ke daerah lain. “Saya meminta adinda Nofi Candra agar membulatkan tekad untuk maju dalam pilkada nanti untuk membawa perubahan dengan energi dan semangat baru bagi kemajuan Kabupaten Solok,” ucapnya.
Terhadap harapan itu, Nofi Candra mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh masyarakat kepadanya. Nofi menegaskan bahwa wacana dan niatnya untuk maju di Pilkada Kabupaten Solok 2020 nanti memang sudah muncul sejak lama. Atas alasan itulah, kemudian dia memilih untuk tidak mencalonkan diri sebagai calon anggota legislatif pada pemilu serentak lalu.
Namun demikian, senator muda yang biasa disapa NC itu belum bisa memastikan diri untuk maju pada pilkada, karena harus menunggu restu keluarga terlebih dahulu. “Saya masih menunggu restu dari keluarga, karena ada dua orang dari kami yang masuk pada bursa pilkada yaitu pak Zul Elfian dan saya sendiri. Apakah salah satu yang dimajukan, ataukah maju dua-duanya. Kita tunggu saja,” ujar Nofi.
Terkecuali itu, senator yang kini sedang fokus membangun jaringan bisnis bahan kue ini menyampaikan terima kasih terhadap para wali nagari dan masyarakat yang telah memberikan amanah kepadanya sebagai wakil di DPD RI Senayan. Amanah yang telah diberikan oleh masyarakat kepadanya sebagai Anggota DPD RI pun akan segera berakhir. “Terima kasih kepada masyarakat yang selama ini telah banyak membantu dan mendukung saya dalam menjalankan amanah selama ini, selama 5 tahun menjadi anggota DPD RI, ini kesempatan terakhir saya menjamu para walinagari di Jakarta,” ujarnya. (NN/Hln)























