
SOLOK SELATAN, forumsumbar — Petani perempuan ini memang inovatif sekali dalam mengolah sawahnya seluas setengah hektar atau 2 piring sawah, tanpa biaya sepersen rupiah pun.
“Kok bisa ibu senekat ini? Ibu seperti tersesat ke jalan yang benar Bu,” ujar Ir Djoni, host Chanel YouTube Dangau Inspirasi Uda Djoni, saat mengunjungi petani perempuan Penti Hendriani di Pasir Talang Selatan Kabupaten Solok Selatan, minggu lalu.
Penti yang tengah membersihkan sawahnya siap untuk ditanam lagi setelah panen pertama dengan Mulsa Tanpa Olah Tanah (MTOT) sukses, tanpa uang atau modal lewat Basawah Pokok Murah metode MTOT dipopulerkan Field Indonesia, hasilnya melimpah.
“Menerapkan Basawah Pokok Murah, biar dikatakan tersesat di jalan yang benar, tapi ini tanpa modal, 2 piring sawah bisa hasilkan 10 kering padi, dengan cara konvensional sebelum ini hanya 4 karung pasir,” ujar Penti, seperti dikutip di video Chanel YouTube Dangau Inspirasi Uda Djoni, Minggu (1/1/2024).
Uda Djoni pun salut karena keberanian Penti yang nekat merubah pola basawah ke pokok murah itu.
“Ibu Penti ini nekat mengolah sawah dengan modal tulang delapan karek. Buat bedeng sendiri, sebar jerami sendiri, tanam sendiri. Bu Penti ini karena keterpaksaan setelah suaminya meninggal dunia, tapi bisa sukses hasilkan padi melimpah,” ujar Uda Djoni, yang mantan Kepala Dinas Pertanian Sumbar itu.
Uda Djoni berharap cara Basawah Pokok Murah yang diterapkan Penti, ke depan tidak lagi keterpaksaan, tapi kesadaran ternyata bisa tidak pakai modal.
“Petani yang punya lahan, bisa mengolah tanah tanpa uang, tapi hasil melimpah. Jerami ini sudah pupuk, tak perlu pakai pupuk unorganik lagi,” ujar Penti.
Awalnya cara bersawah Penti ini diledekin petani lain. Bahkan ia malah dikira menanam semangka, bahkan diejek, “Kok Bu Penti tanam padi di atas rumput”.
Padahal rumput atau jerami dimakan sapi, menurut Uda Djoni, menghasilkan pupuk kandang, kalau jerami disebar saja di bedeng sawahnya sebulan sudah menjadi pupuk hebat.
“Jangan ragu merubah pola bertani ke Basawah Pokok Murah. Silahkan tanya ke Ibu Penti di Banda Batuang Ampek Talang Selatan yang merupakan ketua Kelompok Tani Ampek Jorong Saiyo,” pungkas Uda Djoni.
(Rel/adr)























