
PADANG, forumsumbar —Anggota DPRD Sumbar H Rahmat Saleh beri tausyiah Subuh di Masjid Arrahman Adzkia, Taratak Paneh Kuranji Padang, Minggu (16/4/2023).
Pada ceramahnya HRS, demikian panggilan akrab H Rahmat Saleh, menyampaikan kesedihannya berpisah dengan Ramadhan 1444 H.
“Jemaah peserta i’tikaf yang dimuliakan Allah, saya dan kita semua adalah hamba yang banyak dosa. Tidak ada di antara kita ini yang luput dari dosa. Maka, Allah hadirkan Ramadhan sebagai momentum bagi kita untuk minta ampun kepada Allah,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, HRS sharing tentang waktu terbaik minta ampun kepada Allah.
“Pada 10 malam terakhir ini adalah waktu-waktu mustajab bagi kita untuk berdoa minta ampun kepada Allah. Waktu kita di dunia ini begitu singkat, belum tentu kita bertemu kita dengan Ramadhan tahun depan,” ujar HRS, yang merupakan bakal calon DPR RI Dapil Sumbar 1 dari PKS ini.
Di Masjid Arrahman yang terletak di Komplek Universitas Adzkia yang dipimpin mantan Gubernur Sumbar Prof Irwan Prayitno itu, sebut HRS, hampir setiap malam 10 malam terakhir, dihadiri oleh 100 sampai 200 orang peserta i’tikaf.
Romizon, selaku ketua panitia pelaksana i’tikaf, menyampaikan bahwa sahur dan i’tikaf disediakan gratis kepada seluruh peserta i’tikaf oleh Universitas Adzkia.
Yayasan Adzkia, kata Ramizon, menyiapkan semua fasilitas untuk mendukung khusuknya ibadah para jamaah selama i’tikaf. Antusias masyarakat sangat tinggi apalagi setelah 2 tahun Covid-19 menyerang.
“Kami bangga, selain masyarakat umum, pejabat publik juga hadir. Ustadz Rahmat Saleh selalu hadir, tidur bersama jamaah melantai di masjid bersama anak-anak beliau. Makan bersama dan menjadi penceramah Subuh di masjid kita ini.” ujar Romizon.
Hadirnya HRS sangat dibanggakan peserta i’tikaf. Apalagi penyampaian HRS sangat kekinian yang mudah dimaknai peserta i’tikaf.
(Rel/Adr)























