PADANG, forumsumbar —Sebagai wadah bagi jurnalis yang bermitra dengan Komisi Informasi (KI) Sumbar, Kamis (32/10) di acara Workshop Jurnalis Keterbukaan Informasi yang dilaksanakan di Kantor KI Sumbar Jl. Sisingamangaraja No. 36 Padang, terbentuk Forum Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (FJKIP) Sumbar.
Deklarasi pembentukan forum jurnalis tersebut ditanda tangani Sekdaprov Sumbar Alwis, Ketua KI Sumbar Adrian Tuswandi, Kadis Kominfo Sumbar Yeflin Luandri, anggota DPRD Sumbar HM Nurnas, Ketua PWI Sumbar Heranof Firdaus, Ketua IJTI Sumbar Jonedi Kambang, serta beberapa pemred media cetak, elektronik dan online.
Menurut Ketua KI Sumbar Adrian Tuswandi, workshop dilaksanakan bertujuan untuk memberikan pemahaman yang utuh kepada media akan tugas dan fungsi KI. Kemudian agar program-program KI yang dilaksanakan dapat diketahui masyarakat luas melalui pemberitaan yang dilakukan para jurnalis.

Lahirnya KI, lanjut Adrian, merupakan amanah dari Undang-Undang No 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan merupakan salah satu produk hukum Indonesia yang dikeluarkan dalam tahun 2008, diundangkan pada tanggal 30 April 2008 dan mulai berlaku dua tahun setelah diundangkan.
Peran jurnalis yang merupakan mitra strategis KI, lanjutnya, sangat penting sebagai jembatan dalam menyosialisasikan apa saja yang terjadi di KI kepada publik, khususnya berita persidangan-persidangan yang menyangkut sengketa informasi.
Dalam workshop tersebut, kepada jurnalis diberikan pencerahan mengenai keterbukaan informasi publik dengan narasumber anggota DPRD HM Nurnas, Wakil Ketua KI Sumbar Nofal Wiska dan Dosen FISIP Unand Azre. Sementara diskusi dimoderatori Komisioner KI lainnya Arif Yumardi.
Tindak lanjutnya nanti dari workshop, sebut Nofal Wiska, akan diadakan studi tiru mengenai pengelolaan keterbukaan informasi publik ke KI Pusat dan PPID Pemprov DKI Jakarta, yang tahun lalu berhasil menjadi provinsi yang paling informatif di Indonesia.
Acara workshop dibuka secara resmi oleh Sekdaprov Sumbar Alwis, dan menyampaikan Pemprov Sumbar siap mendukung segala upaya yang menyangkut keterbukaan informasi publik. “Kami (Pemprov Sumbar) selalu terbuka, dan siap menjadi provinsi yang paling informatif tahun ini di Indonesia,” ujarnya. (Isa)























