PADANG, forumsumbar —Padang Indian Ocean Music Festival (PIOMFest) kembali digelar untuk yang ketiga kalinya, dari tanggal 25-27 Oktober 2019, bertempat di pelataran GOR H. Agus Salim dan penutupan di kawasan Kota Lama kawasan Pondok, Padang.
Disampaikan kurator PIOMFest Edy Utama melalui media sosial, insyaallah acara akan dimulai malam ini, Jumat (25/10) pukul 20.00 WIB, di pelataran GOR H. Agus Salim, dengan penampil pertama grup Rentak Gading dari Bengkulu, dengan gemuruh gendang DOL-nya yang disemangati upacara Tabot. “Kemudian akan kita dengarkan petikan alat musik Guzheng dari seorang musisi Singapura asal Minangkabau, Muhamed Faizal“, ujar budayawan Minang itu.
Penampil berikutnya, lanjut Bung, demikian Edy Utama sering dipanggil, kelompok musisi dari Solok, Lubuak Nan Tigo, dengan mengeksplorasi kekayaan budaya musik Solok yang sangat spesifik. “Dan terakhir akan dipersembahkan permainan biola, akordion dan guitar artistik dari tiga musisi dari Jepang, yang akan memainkan musik-musik dari berbagai belahan dunia”, tukuk Artistic Director di Grup Musik Talago Buni itu.

PIOM Fest 2019 yang digelar Pemko Padang merupakan tindak lanjut dari pertemuan Indian Ocean Rim Association (IORA) atau Asosiasi Negara Pesisir Samudra India. Tahun sebelumnya diadakan di satu tempat, yakni di kawasan wisata Siti Nurbaya, sekarang di dua tempat.
Pada PIOMFest 2019 kali ini, masyarakat Kota Padang bakal dapat menikmati pementasan musik etnik dari lima negara, yakni Indonesia, Jerman, Spanyol, Jepang dan Singapura. Dengan adanya PIOMFest, telah menambah iven budaya, khususnya musik, berkelas dunia di Kota Padang. Mudah-mudahan bisa mengangkat dunia pariwisata Kota Padang, ke depannya. (NN)























