PADANG, forumsumbar—Di tengah puluhan peserta “Gowes Smandu ’92”, yang memakai sepeda zaman now, ternyata ada dua peserta bertahan dengan sepeda antiknya, Roni Manas dan Harry Susanto Algamar.
Dua pengendera sepeda antik ini tetap bangga dengan ontelnya merancah jalan raya Kota Padang, Minggu (17/10).

Itulah suasana “Gowes Smandu ’92” jelang 3 dekade Alumni SMA Negeri 2 Padang angkatan 1992 yang start di gerbang sekolah di Jl Musi 02 Rimbo Kaluang, kemudian menyusuri Mahakam, Raden Saleh putar di Masjid Raya terus ke Sudirman, Sei Bong, Pondok hingga Jembatan Siti Nurbaya.
Habis melihat Muaro dan view kota tua, goweser alumni 1992 terus ke Jl Samudera dan finish di Samudera Sport.
“Uih assyeeek silaturahim, sambil olahraga dan tetap prokes. Ini bukti nyata persahabatan tak bertepi,” ujar Ketua IKA Smandoe 1992 Ben Asril yang sengaja datang ke Padang dari Depok.

Bahkan dr Yulia Marina yang dokter dari Sukabumi juga ikut menyusuri jalan-jalan memori saat 30 tahun bersekolah di SMA Negeri 2 Padang. Ada juga Rizki Alvebri dari Pekanbaru Riau, dan banyak lagi alumni SMA 2 Padang angkatan 1992 yang berdomisili di Sumbar, khususnya Kota Padang.
Teriakan SMA 2 Yesss, Ayo Prokes, Goweser Perkuat imun terus lantang saat para goweser ini ver we selfie di spot-spot cantik sepanjang rute Gowes 92 Jelang Tiga Dekade IKA Smandoe 92.
(Rel/Ad)























