
PADANG PARIAMAN, forumsumbar — Pemerintah Pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus mempercepat pemulihan pascabencana Hidrometeorologi dengan menyalurkan bantuan stimulan perbaikan rumah bagi masyarakat terdampak di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Secara Nasional, mendapat bantuan sebanyak 121.694 unit rumah rusak ringan dan rusak sedang. Dengan total dana pemulihan pasca bencana mencapai sekitar Rp4,7 triliun, hingga Februari 2026. Penyaluran dilakukan secara luring dan daring dari masing-masing provinsi terdampak.
Sementara Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mengikuti kegiatan secara virtual (daring), dari Hall IKK (Ibu Kota Kabupaten) di Nagari Parit Malintang Kecamatan Anam Lingkuang, Sabtu (14/2/2026).
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, menegaskan Pemerintah Pusat berkomitmen mempercepat pemulihan masyarakat. Baik melalui perbaikan hunian, pemulihan ekonomi, fasilitas umum, hingga infrastruktur pendukung. Menurutnya, percepatan pemulihan diharapkan mampu mengaktifkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat terdampak.
Khusus di Padang Pariaman, BNPB mengalokasikan sekitar Rp5 miliar untuk perbaikan 310 unit rumah warga dengan kategori kerusakan ringan dan sedang. Selain bantuan hunian, Pemerintah Pusat juga mengucurkan dana sekitar Rp65 miliar untuk rehabilitasi 11 titik infrastruktur vital. Seperti pembangunan jalan, jembatan dan jaringan irigasi.
Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmat Hidayat menyampaikan, bahwa percepatan pendataan dan validasi korban merupakan hasil sinergi Pemerintah Daerah bersama BNPB serta instansi terkait. Ia berharap, bantuan tersebut dimanfaatkan sesuai peruntukannya. Agar masyarakat dapat kembali menempati rumah yang aman dan nyaman.
Sementara itu, Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB, Andi Eviana, menjelaskan bahwa dana bantuan telah ditransfer melalui mekanisme perbankan guna menjamin transparansi dan akuntabilitas. Penyaluran bantuan, dilakukan bekerja sama dengan BRI.
“Dana bantuan akan ditransfer melalui mekanisme perbankan, saat ini BRI sedang menyiapkan buku tabungan bagi para penerima manfaat”, ungkapnya.
BNPB berharap, proses penyaluran berjalan lancar. Sehingga pembangunan kembali rumah warga terdampak, dapat segera dimulai, sekaligus mempercepat pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat pasca bencana.
(Kominfo/AS)























