
PADANG, forumsumbar ––Menjelang memasuki bulan suci Ramadan 1447 H yang tinggal beberapa hari lagi, warga Gang Buntu Komplek ABI RT 01/RW 01 Kayu Kalek, Kelurahan Padang Sarai Kecamatan Koto Tangah Kota Padang, sehabis salat Isya, Sabtu (14/2/2026) malam, menggelar acara syukuran dan doa, serta bermaafan-maafan di antara sesama warga.
Syukuran yang diiringi dengan makan malam bersama yang disiapkan oleh para ibu-ibu tersebut, terlebih dahulu warga mendengarkan tausiyah dari Ustadz Sapran, SPd dari pengurus Masjid Raya Kayu Kalek.
Disampaikan Ustadz Sapran, berpuasa di bulan suci Ramadan adalah wajib bagi seorang muslim, dengan segala ketentuan yang mengiringinya.
“Diwajibkan atas kamu berpuasa, sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu, agar kamu bertakwa,” ujar Ustadz Sapran, mengutip Surat Al-Baqarah Ayat 183.
Ditambahkan Ustadz Sapran, dalam menyambut bulan suci Ramadan, sebagai muslim selalu berdoa kepada Allah agar disampaikan umur dan bisa melaksanakan ibadah puasa selama bulan suci Ramadan, sampai di hari kemenangan Idul Fitri.

Kemudian, katanya lagi, berdoa kepada Allah agar diberikan kesehatan dalam melaksanakan ibadah puasa. Sehingganya bisa menjalankan ibadah dengan khusuk, dan mendapatkan berkah Ramadan, dimana Allah mengampuni segala dosa selama ini dan menjadi orang yang bertakwa.
Sementara itu, Firdaus, salah seorang tokoh masyarakat Komplek ABI Kayu Kalek, menyampaikan bahwa acara syukuran dan doa sebelum memasuki bulan suci Ramadan ini merupakan acara yang sudah rutin dilaksanakan tiap tahun, khususnya oleh warga Gang Buntu Komplek ABI Kayu Kalek.
“Acara ini merupakan ide spontan dari para ibu-ibu, khususnya Gang Buntu Komplek ABI Kayu Kalek. Mereka lah yang sibuk menyiapkan konsumsinya,” ujar Firdaus.

Kemudian acara ini, kata Firdaus lagi, sebagai wadah silaturahmi, dan sekaligus ajang bermaaf-maafan sesama warga karena akan memasuki bulan suci Ramadan. “Bisa saja dalam pergaulan sehari-hari, ada salah-salah. Ya bermaaf-maafan,” katanya.
“Untuk kali ini, acara dilaksanakan di rumah Boyon, Blok C/2, Gang Buntu,” tambah Firdaus, seraya meyampaikan bahwa rencana awalnya dengan membentang tikar plastik di jalan gang, tapi karena cuaca tidak bersahabat, terpaksa dipindahkan ke rumah.
Setelah doa dari Ustadz Sapran, acara langsung makan malam bersama. Senda gurau sesama warga tak henti meski sedang makan sekalipun.
(Ika)























