PADANG, forumsumbar —Dukungan moril untuk 13 orang tenaga kesehatan RSUD Padang Panjang yang dilaporkan terpapar Positif Covid-19, Kamis (30/4) malam, karena merawat atau kontak dengan pasien suami istri yang telah lebih dulu Positif Covid-19, datang dari dua orang kakak beradik di Padang.
Kedua kakak beradik yang tinggal di kawasan Lubuk Buaya ini, ketika mendengar ada berita tadi malam, dimana 13 orang tenaga kesehatan terpapar Positif Covid-19 sekaligus, merasa sedih dan tersentuh dengan keadaan para tenaga kesehatan itu.
Mereka bersimpati pada perjuangan 13 orang tenaga kesehatan yang sekarang sedang menjalani isolasi di RSUD Padang Panjang, dan melalui media ini, Jumat (1/5), agar disampaikan kepada para “pejuang kemanusiaan” tersebut untuk tetap semangat.
“Tenaga kesehatan adalah pejuang garis depan perang melawan corona. Karena merawat pasien yang Positif Corona, mereka ikut terpapar. Kami berdua menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas pengabdian ini,” ucap Putrie AS, mahasiswi Politeknik Negeri Padang (PNP), yang diamini adiknya Fauziyyah AK, siswi SMPN 13 Padang.
Dengan memperlihatkan kalimat di secarik kertas yang berbunyi “You’ll Never Walk Alone!” dan “Tetap Semangat!”, sambil memegang bunga, Putrie dan Fauziyah ingin apa yang mereka buat ini sampai dan dilihat oleh ke 13 tenaga kesehatan RSUD Padang Panjang.
“Sampaikan salam kami berdua. Salut untuk perjuangan kakak-kakak tenaga kesehatan RSUD Padang Panjang, maupun paramedis yang lainnya. Semoga semuanya bisa sembuh dan kembali ke medan perang, melawan corona,” tukas Putrie.
(Ika)























