PADANG, forumsumbar —Sebanyak 10 ton beras dari Irjen Pol Fakhrizal didistribusikan kepada warga yang terdampak ekonominya akibat pandemi virus corona (Covid-19).
Warga penerima, di antaranya pedagang tahu goreng, sopir, tukang bangunan, pekerja bengkel, janda, penjual miso, pekerja perabotan serta tukang ojek. Mereka berhenti berusaha karena anjuran pemerintah untuk tetap di rumah, ditambah dengan diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Salah satu penerima, Yeni warga Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, yang sudah beberapa tahun menjanda, dan sehari-hari berdagang kue, sangat terharu ketika beras sebanyak 10 kg diantar ke rumahnya, Senin (27/4).
Sejak pandemi Covid-19, wanita berusia 65 tahun itu tidak lagi menjajakan kue karena toko tempatnya menaruh kue tutup.
“Alhamdulillah, terima kasih atas bantuannya. Semoga yang membantu diberikan berkah dari Allah Swt,” ujarnya.
Hal senada diungkapkan Lis, warga Nanggalo lainnya yang tinggal sendiri di rumahnya. Wanita berusia 57 tahun itu terkejut ketika relawan Sahabat Fakhrizal datang ke rumahnya mengantarkan kiriman 10 kg beras untuk membantu kebutuhan sehari-hari.
“Semoga diberikan pahala oleh Allah dan dimudahkan rezekinya untuk Pak Fakhrizal yang telah membantu beras ini,” ungkap Lis.
Warga lainnya, Didit yang sehari-hari bekerja di bengkel, dan sejak wabah hanya tinggal di rumah juga tak menyangka bantuan datang ke pintu rumahnya.
“Saya kira bantuan dari pemda yang tiba, rupanya dari Pak Fakhrizal. Alhamdulillah, salam sama Pak Fakhrizal ya bang. Niniak mamak urang awak,” ungkap pria yang memiliki dua anak ini kepada relawan Sahabat Fakhrizal yang mengantarkan bantuan.
Irjen Fakhrizal ketika dihubungi mengungkapkan rasa bahagianya melihat foto-foto warga yang tersenyum dan haru menerima bantuan darinya.
“Alhamdulillah, terima kasih ya, dan salam buat warga semuanya. Semoga pandemi ini cepat berakhir dan mereka bisa keluar rumah untuk berusaha lagi. Semoga menjadi amal ibadah dan meningkatkan kesetiakawanan kita untuk peduli terhadap warga yang membutuhkan,” ungkap jenderal polisi berbintang dua yang pernah menjabat Kapolda Sumbar itu.
(Rel/SFG)























