• Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi
Selasa, Oktober 13, 2026
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
No Result
View All Result

Pemkab Tanah Datar Susun Dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) untuk Lima Tahun ke Depan

12 Oktober 2026
in Berita
Reading Time: 3min read
Views: 132
Suasana kegiatan Workshop dan Sosialisasi Kajian Risiko Bencana Kabupaten Tanah Datar. (Foto : Kominfo)

TANAH DATAR, forumsumbar –— Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tanah Datar, Abdurahman Hadi, mengharapkan keaktifan seluruh camat dalam memberikan informasi, masukan, serta gambaran kondisi dan potensi bencana di wilayah masing-masing. Hal tersebut dinilai penting untuk menyempurnakan penyusunan dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) Kabupaten Tanah Datar untuk lima tahun ke depan.

Harapan itu disampaikan Sekda saat membuka kegiatan Workshop dan Sosialisasi Kajian Risiko Bencana Kabupaten Tanah Datar yang dilaksanakan di Meeting Room Cafe Titik Kumpul, Batusangkar, Senin (12/10/2026).

Kegiatan tersebut diikuti Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Tanah Datar Sofyan Ali Azumara beserta jajaran, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, serta pihak-pihak yang tergabung dalam Tim Reaksi Cepat Tanah Datar (TRC-TD).

Lihat Juga

Meningkat dari Sirtu ke Aspal, Jalan Lagan Jaya-Sipangkur Terlihat Mulus

Meningkat dari Sirtu ke Aspal, Jalan Lagan Jaya-Sipangkur Terlihat Mulus

12 Oktober 2026
19
Bupati Benni Warlis Ikut Jalan Santai Sahabat Haji Kabupaten Agam

Bupati Benni Warlis Ikut Jalan Santai Sahabat Haji Kabupaten Agam

12 Oktober 2026
11
Gelar Bazar Murah di CFD Katapiang, Pemkab Padang Pariaman Perkuat Pengendalian Inflasi Pangan

Gelar Bazar Murah di CFD Katapiang, Pemkab Padang Pariaman Perkuat Pengendalian Inflasi Pangan

12 Oktober 2026
42

Dalam sambutannya, Abdurahman Hadi menyampaikan bahwa Kabupaten Tanah Datar merupakan daerah yang memiliki risiko bencana cukup tinggi, dengan kejadian bencana yang berulang dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan, bencana yang terjadi tidak hanya berskala kecil, tetapi juga menimbulkan dampak luas, korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat.

“Di Kabupaten Tanah Datar, bencana terjadi pada tahun 2024, 2025, dan 2026. Tiga kali bencana secara berurutan ini menjadikan kita tentu harus lebih siap terhadap kemungkinan bencana yang akan terjadi di kemudian hari,” ujarnya.

Terkait penyusunan dokumen KRB yang baru, Sekda menegaskan bahwa keterlibatan aktif para camat sangat diperlukan karena mereka memiliki pemahaman langsung mengenai kondisi wilayah, permasalahan di lapangan, serta potensi ancaman bencana di masing-masing kecamatan.

“Kita berharap dokumen kajian risiko bencana ini mendapatkan banyak masukan dari kecamatan. Karena itu, kehadiran Bapak dan Ibu camat sangat penting agar informasi, permasalahan, serta hasil kajian lapangan dapat disampaikan kepada konsultan perencana untuk dihimpun menjadi dokumen kajian risiko bencana Kabupaten Tanah Datar dalam rentang lima tahun ke depan,” tegasnya.

Ia juga meminta agar camat yang berhalangan hadir dapat berkoordinasi dengan pihak yang mewakili, sehingga seluruh informasi penting dari wilayah masing-masing tetap tersampaikan dan dapat diakomodasi dalam dokumen tersebut.

Menurut Abdurahman Hadi, dokumen KRB tidak boleh hanya disusun berdasarkan data umum, tetapi harus mencerminkan kondisi nyata di lapangan. Informasi mengenai daerah rawan bencana, tingkat kerentanan masyarakat, kondisi infrastruktur, ketersediaan sarana dan prasarana, serta kemampuan daerah dalam menghadapi bencana perlu menjadi bagian penting dalam kajian.

“Jangan sampai kajian risiko bencana ini tidak mendapatkan masukan dari kecamatan, lalu ketika terjadi bencana, informasi penting yang seharusnya bisa diakomodasi justru tidak tercantum dalam dokumen,” ungkapnya.

Ia menambahkan, meskipun sejumlah wilayah telah mengalami bencana, potensi kejadian serupa tetap perlu diantisipasi di daerah lain yang belum pernah terdampak. Oleh karena itu, pemetaan ancaman, kerentanan, dan kapasitas daerah harus disusun secara menyeluruh agar dokumen KRB dapat menjadi acuan yang relevan selama lima tahun ke depan.

Abdurahman Hadi berharap penyusunan dokumen tersebut mampu membantu pemerintah daerah dalam memprediksi potensi ancaman, menentukan langkah mitigasi, serta meminimalkan risiko korban jiwa maupun kerugian material apabila bencana kembali terjadi.

“Kita sebagai manusia tentu harus berikhtiar untuk meminimalkan risiko dan mengantisipasi kemungkinan timbulnya korban jiwa, kerugian material, serta terganggunya kehidupan masyarakat. Mudah-mudahan melalui upaya ini, dampak yang ditimbulkan dari bencana dapat menjadi lebih kecil,” tuturnya.

Ia juga mengharapkan dukungan seluruh OPD terkait, terutama perangkat daerah yang terlibat langsung dalam penanganan bencana, seperti BPBD, Dinas Sosial, Bappeda, Dinas Pertanian, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan. Sinergi antarinstansi bersama pemerintah kecamatan dinilai penting agar dokumen yang disusun dapat memberikan gambaran risiko secara komprehensif dan menjadi pedoman dalam pengambilan kebijakan.

Sementara itu, Kalaksa BPBD Kabupaten Tanah Datar, Sofyan Ali Azumara, menjelaskan bahwa penyusunan dokumen KRB yang baru perlu dilakukan karena dokumen sebelumnya telah berakhir masa berlakunya pada tahun 2025. Dokumen baru tersebut akan menjadi acuan untuk periode lima tahun berikutnya.

“Besar harapan kami kepada Bapak dan Ibu semuanya agar melalui workshop ini dapat memberikan informasi terkait potensi bencana yang ada di masing-masing kecamatan, sehingga penyusunan dokumen ini menjadi lebih sempurna,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa dalam proses penyusunan dokumen tersebut, BPBD turut melibatkan konsultan tenaga ahli yang memiliki pengalaman dalam penyusunan kajian risiko bencana di berbagai kabupaten dan kota di Indonesia.

Melalui workshop dan sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar berharap terhimpun berbagai masukan dan informasi yang akurat dari seluruh pemangku kepentingan, khususnya para camat yang menjadi ujung tombak penyampaian kondisi wilayah.

Dengan demikian, dokumen Kajian Risiko Bencana yang dihasilkan dapat menjadi dasar perencanaan penanggulangan bencana yang lebih terarah, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta meningkatkan kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi berbagai kemungkinan bencana selama lima tahun ke depan.

(R/Kominfo)

ShareTweetSendShare
Previous Post

Meningkat dari Sirtu ke Aspal, Jalan Lagan Jaya-Sipangkur Terlihat Mulus

BeritaTerkait

Meningkat dari Sirtu ke Aspal, Jalan Lagan Jaya-Sipangkur Terlihat Mulus
Berita

Meningkat dari Sirtu ke Aspal, Jalan Lagan Jaya-Sipangkur Terlihat Mulus

12 Oktober 2026
19
Bupati Benni Warlis Ikut Jalan Santai Sahabat Haji Kabupaten Agam
Berita

Bupati Benni Warlis Ikut Jalan Santai Sahabat Haji Kabupaten Agam

12 Oktober 2026
11
Gelar Bazar Murah di CFD Katapiang, Pemkab Padang Pariaman Perkuat Pengendalian Inflasi Pangan
Berita

Gelar Bazar Murah di CFD Katapiang, Pemkab Padang Pariaman Perkuat Pengendalian Inflasi Pangan

12 Oktober 2026
42
Tanah Datar Mantapkan Eksistensi Sebagai Kabupaten Tahfizh
Berita

Tanah Datar Mantapkan Eksistensi Sebagai Kabupaten Tahfizh

11 Oktober 2026
8
Bupati Benni Warlis Suntik Semangat Atlet Tarung Derajat Agam, 4 Medali Emas dan 1 Perak Berhasil Diraih
Berita

Bupati Benni Warlis Suntik Semangat Atlet Tarung Derajat Agam, 4 Medali Emas dan 1 Perak Berhasil Diraih

11 Oktober 2026
7
Surat Presiden ACIKITA Jumiarti Agus dari Kobe Jepang; PTU ACIKITA Antarkan Anak-anak Indonesia Jadi Anak Dunia Lebih Dini, Azaddy dan Nawaz Berangkat ke Jepang
Berita

Surat Presiden ACIKITA Jumiarti Agus dari Kobe Jepang; PTU ACIKITA Antarkan Anak-anak Indonesia Jadi Anak Dunia Lebih Dini, Azaddy dan Nawaz Berangkat ke Jepang

11 Oktober 2026
32
Please login to join discussion

Most Viewed Posts

  • Polda Sumbar Dukung PMPI Wujudkan Regenerasi Pertanian Lewat GenZALS 2025 (41,112)
  • Gubernur Sumbar: PSBB Berakhir, Diganti New Normal (37,015)
  • Ranah Minang Berduka, Haji Boy Lestari Dt Palindih Berpulang ke Rahmatullah (36,329)
  • Keluarga Besar SMPN 13 Padang Gelar Family Gathering 2025: Deep Learning dan Keakraban (36,024)
  • Senin Depan Tidak Juga Cair Bantuan Covid-19, Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Presiden (35,478)
  • Pepatah Petitih Minangkabau tentang Kebersamaan Beserta Maknanya (35,440)
  • Meningkatkan Efektivitas Hakim Ad Hoc Tipikor dalam Memberantas Korupsi (34,947)
  • VCO (Virgin Coconut Oil) Dapat Digunakan sebagai Obat Membunuh Covid-19 (33,428)
  • Lakukan RDPU dengan Komisi XIII DPR RI, HAKAN Sampaikan Tiga Poin Utama Terkait Revisi Kebijakan Kewarganegaraan (31,699)
  • Heboh, Satu Orang PDP Covid-19 dari Payakumbuh Meninggal di RSAM Bukittinggi (29,774)

Berita Lainnya

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

20 Februari 2025
210
‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

14 Juni 2024
438
‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

30 Juli 2021
528
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

13 Desember 2024
265
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

5 Januari 2025
145
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

17 Mei 2025
186
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

5 Juni 2025
157
“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
226
“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
163

Portal berita forumsumbar.com diterbitkan oleh PT. BANGKA LIMABELAS MULTIMEDIA, merupakan situs berita dari Sumbar.

Kantor : Jl. Bangka No. 15 Wisma Warta Ulak Karang – Padang (25133)

HP / WA : 081275665100

  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

No Result
View All Result
  • Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In