
PADANG, forumsumbar —Tema Dies Natalis ke-70 Unand (Lustrum XIV), “Tumbuh Mengakar, Menjulang Bersampak”, mengandung pesan yang sangat dalam, dimana menyiratkan bahwa Unand tidak hanya dibangun oleh mereka yang namanya tercatat dalam sejarah.
“Tetapi Unand juga dibangun oleh mereka yang setiap hari bekerja dengan tulus, memberikan yang terbaik dan percaya bahwa pekerjaannya hari ini akan menjadi bagian dari masa depan Unand,” ujar Dr dr Muhammad Riendra, Sp.BTKV, Subsp.VE(K), FIATCVS, Ketua Panitia Dies Natalis ke-20 Unand, saat memberikan laporan pada acara Malam Anugerah Universitas Andalas, bertempat di Hotel Pangeran Beach, Senin (14/9/2026) malam.
Lanjutnya, 70 Tahun adalah momentum untuk melakukan refleksi, dan setelah itu harus terus melangkah. “Mari jadikan Lustrum XIV bukan sebagai titik akhir dari sebuah perjalanan, tetapi sebagai starting point untuk lompatan berikutnya”, kata dokter Riendra.
Disampaikan bahwa memperingati Dies Natalis ke-70 bukan sekadar merayakan angka 70, tapi ini bagi Unand adalah merayakan sebuah perjalanan panjang sebuah perguruan tinggi yang telah tumbuh bersama masyarakat dan bangsa.
70 tahun bukanlah waktu yang singkat. Di dalamnya ada sejarah, ada perjuangan, ada pengabdian, ada keberhasilan, tetapi juga ada tantangan yang telah dilalui.
Dibalik perjalanan panjang itu, kata Riendra, ada orang-orang baik yang telah memberikan tenaga, pikiran, waktu, bahkan sebagian hidupnya untuk ikut membangun Unand.

“Untuk itu, tiada kata lain, selain ucapan terima kasih atas dedikasi, prestasi, inovasi, sumbangsih yang telah mengharumkan nama Unand,” kata Riendra.
Dilaporkan Riendra bahwa rangkaian acara Dies Natalis ke-70 sudah dimulai pada bulan Mei 2026 dengan berbagai acara, di antaranya Operasi Bibir Sumbing, Khitanan Massal, Unand Berpuisi, Unand Berkurban, Penerbitan 70 Buku, Seminar Parenting Aisyah Dahlan, Olahraga (Badminton Eksekutif dan Futsal), Kuliah Umum Gubernur Lemhanas, serta Sidang Terbuka dan Orasi Ilmiah.
“Dan sekarang kita mengadakan acara Malam Anugerah Universitas Andalas, berupa pemberian penghargaan kepada para alumni yang berprestasi dan penuh inovasi, serta Lifetime Achievement Award kepada sosok yang telah berjasa pada Unand. Kemudian ada juga pemberian penghargaan pada insan pers, baik mahasiswa maupun umum”, terangnya.

“Kemudian masih ada lagi, yakni Unand Job Fair, Unand Run, dan Konferensi Internasional Kebencanaan”, tambah Dirut RS Unand ini.
Kepada penerima anugerah, Riendra menyampaikan ucapan selamat, dan berharap penghargaan ini sebagai pengingat bahwa karya yang baik akan meninggalkan jejak, dan pengabdian yang tulus akan selalu menemukan tempatnya dalam sejarah.
Riendra mengajak sivitas akademika Unand untuk terus menjaga akar dimana tumbuh. Menjulang dengan keberanian dan memastikan setiap langkah menghadirkan dampak.
“Tumbuh mengakar, menjulang berdampak. Unand unggul, bermartabat dan berdampak,” pungkasnya.
(Ika)























