• Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi
Selasa, November 3, 2026
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
No Result
View All Result

Prof Djohermansyah Djohan Sorot WFH ASN, Efisiensi atau Ilusi?

13 April 2026
in Berita
Reading Time: 2min read
Views: 317
Guru Besar Ilmu Pemerintahan IPDN Djohermansyah Djohan. (Foto : Dok)

JAKARTA, forumsumbar —Kebijakan work from home (WFH) satu hari bagi aparatur sipil negara (ASN) tampak sederhana di atas kertas: hemat anggaran, dorong digitalisasi, dan kurangi beban operasional. Namun di balik narasi efisiensi itu, tersimpan pertanyaan besar—apakah ini solusi nyata, atau sekadar ilusi kebijakan?

Guru Besar Ilmu Pemerintahan IPDN Djohermansyah Djohan, mengingatkan bahwa logika kebijakan ini memang masuk akal, tetapi tidak otomatis menjamin keberhasilan di lapangan.

“WFH bisa mendorong digitalisasi birokrasi dan menekan konsumsi bahan bakar. Tapi problemnya bukan di konsep, melainkan di pelaksanaan,” ujarnya kepada wartawan, Senin (13/4/2026).

Lihat Juga

Ikut Asistensi Pertumbuhan Ekonomi Sumatera Barat, Bupati JKA: Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Jadi Perhatian Serius

Ikut Asistensi Pertumbuhan Ekonomi Sumatera Barat, Bupati JKA: Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Jadi Perhatian Serius

2 November 2026
13
Per 1 Desember Pola Perjalanan KA Pariaman Ekspres Disempurnakan, KAI Divre II Sumbar Imbau Pelanggan Cek Jadwal

Per 1 Desember Pola Perjalanan KA Pariaman Ekspres Disempurnakan, KAI Divre II Sumbar Imbau Pelanggan Cek Jadwal

1 November 2026
12
Pemkab Tanah Datar Gelar Peningkatan Kapasitas dan Retreat ASN

Pemkab Tanah Datar Gelar Peningkatan Kapasitas dan Retreat ASN

31 Oktober 2026
18

Masalah utama, menurutnya, adalah kultur birokrasi yang masih menjadikan kehadiran fisik sebagai ukuran kerja. Dalam konteks seperti ini, WFH berisiko berubah menjadi sekadar formalitas—atau lebih buruk, menjadi “cuti terselubung”.

“Kalau tidak diawasi, WFH bisa bergeser dari work from home menjadi work from holiday,” tegasnya.

Seragam di Pusat, Gagap di Daerah

Kritik tajam juga diarahkan pada kecenderungan pemerintah pusat yang gemar menyeragamkan kebijakan. Dalam negara dengan keragaman ekstrem seperti Indonesia, pendekatan “satu resep untuk semua” dinilai justru kontraproduktif.

Prof Djohermansyah menilai, kebijakan WFH seharusnya memberi ruang adaptasi bagi daerah. Sebab, realitas di lapangan tidak tunggal—mulai dari keterbatasan infrastruktur digital hingga perbedaan ritme sosial masyarakat.

“Di beberapa daerah, internet saja belum stabil. Ada juga yang punya tradisi lokal tertentu. Kalau dipaksakan seragam, justru tidak efektif,” ujarnya.

Penolakan dari sejumlah kepala daerah, lanjutnya, bukan semata-mata bentuk pembangkangan, melainkan sinyal bahwa kesiapan birokrasi memang belum merata.

Efisiensi Tanpa Keteladanan = Omong Kosong

Lebih keras lagi, Prof Djo, demikian pakar otonomi daerah ini akrab dipanggil, menyoroti ironi dalam narasi efisiensi yang digaungkan pemerintah. Ia menegaskan bahwa penghematan tidak akan berarti jika hanya dibebankan pada ASN level bawah, sementara elit birokrasi tetap mempertahankan gaya hidup boros.

“Jangan minta ASN hemat, tapi pejabatnya justru tidak memberi contoh. Itu kontradiksi,” katanya.

Dalam pandangannya, keteladanan pimpinan adalah fondasi utama keberhasilan kebijakan ini. Tanpa itu, seluruh skema pengawasan dan administrasi hanya akan menjadi ritual birokrasi tanpa makna.

Tanpa Sanksi, WFH Hanya Slogan

Prof Djohermansyah juga menggarisbawahi pentingnya penegakan sanksi yang tegas dan transparan. Tanpa itu WFH hanya akan berhenti sebagai jargon administratif.

Ia mendorong agar pemerintah secara terbuka mengumumkan pelanggaran dan tindakan yang diambil, sebagai bentuk akuntabilitas kepada publik.

“ASN digaji oleh rakyat. Kalau mereka tidak bekerja saat WFH, publik berhak tahu dan negara wajib bertindak,” ujarnya.

Dengan jumlah ASN mencapai sekitar 6 juta orang—mayoritas di daerah—tantangan pengawasan memang tidak ringan. Namun justru di situlah kredibilitas kebijakan ini diuji.

Ujian Nyata, Bukan Sekadar Eksperimen

WFH satu hari bagi ASN bukan sekadar eksperimen teknokratis. Ini adalah ujian serius: apakah birokrasi Indonesia siap beralih dari budaya hadir ke budaya kinerja.

Jika tidak disertai pengawasan ketat, fleksibilitas kebijakan, dan keteladanan pimpinan, maka WFH hanya akan menjadi ilusi efisiensi—hemat di atas kertas, tetapi bocor di praktik.

Dan seperti banyak kebijakan sebelumnya, publik pun berisiko kembali disuguhi satu hal yang sama: slogan yang terdengar indah, tetapi rapuh saat dijalankan.

(R/Wiztian Yoetri)

ShareTweetSendShare
Previous Post

Novermal Sorot Truk Batu Bara PLTU Teluk Sirih Ancam Keselamatan Wisatawan ke Mandeh

Next Post

Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Bupati JKA Tekankan Kepemimpinan Tegas, Integritas dan Disiplin

BeritaTerkait

Ikut Asistensi Pertumbuhan Ekonomi Sumatera Barat, Bupati JKA: Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Jadi Perhatian Serius
Berita

Ikut Asistensi Pertumbuhan Ekonomi Sumatera Barat, Bupati JKA: Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Jadi Perhatian Serius

2 November 2026
13
Per 1 Desember Pola Perjalanan KA Pariaman Ekspres Disempurnakan, KAI Divre II Sumbar Imbau Pelanggan Cek Jadwal
Berita

Per 1 Desember Pola Perjalanan KA Pariaman Ekspres Disempurnakan, KAI Divre II Sumbar Imbau Pelanggan Cek Jadwal

1 November 2026
12
Pemkab Tanah Datar Gelar Peningkatan Kapasitas dan Retreat ASN
Berita

Pemkab Tanah Datar Gelar Peningkatan Kapasitas dan Retreat ASN

31 Oktober 2026
18
MTQ Nasional Tingkat Kota Pariaman ke-IX Tahun 2026 Resmi Ditabuh
Berita

MTQ Nasional Tingkat Kota Pariaman ke-IX Tahun 2026 Resmi Ditabuh

31 Oktober 2026
44
Tabligh Akbar YTMS Agam Hadirkan Penceramah Buya Ristawandi
Berita

Tabligh Akbar YTMS Agam Hadirkan Penceramah Buya Ristawandi

31 Oktober 2026
19
Otonomi Daerah Dikebiri, Prof Djohermansyah Djohan: Indonesia Terancam Kembali ke Era Sentralisasi
Berita

Otonomi Daerah Dikebiri, Prof Djohermansyah Djohan: Indonesia Terancam Kembali ke Era Sentralisasi

31 Oktober 2026
22
Next Post
Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Bupati JKA Tekankan Kepemimpinan Tegas, Integritas dan Disiplin

Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Bupati JKA Tekankan Kepemimpinan Tegas, Integritas dan Disiplin

Most Viewed Posts

  • Polda Sumbar Dukung PMPI Wujudkan Regenerasi Pertanian Lewat GenZALS 2025 (41,210)
  • Gubernur Sumbar: PSBB Berakhir, Diganti New Normal (37,116)
  • Ranah Minang Berduka, Haji Boy Lestari Dt Palindih Berpulang ke Rahmatullah (36,439)
  • Keluarga Besar SMPN 13 Padang Gelar Family Gathering 2025: Deep Learning dan Keakraban (36,114)
  • Pepatah Petitih Minangkabau tentang Kebersamaan Beserta Maknanya (35,765)
  • Senin Depan Tidak Juga Cair Bantuan Covid-19, Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Presiden (35,574)
  • Meningkatkan Efektivitas Hakim Ad Hoc Tipikor dalam Memberantas Korupsi (35,049)
  • VCO (Virgin Coconut Oil) Dapat Digunakan sebagai Obat Membunuh Covid-19 (33,536)
  • Lakukan RDPU dengan Komisi XIII DPR RI, HAKAN Sampaikan Tiga Poin Utama Terkait Revisi Kebijakan Kewarganegaraan (31,800)
  • Heboh, Satu Orang PDP Covid-19 dari Payakumbuh Meninggal di RSAM Bukittinggi (29,871)

Berita Lainnya

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

20 Februari 2025
214
‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

14 Juni 2024
456
‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

30 Juli 2021
534
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

13 Desember 2024
268
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

5 Januari 2025
150
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

17 Mei 2025
199
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

5 Juni 2025
160
“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
228
“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
168

Portal berita forumsumbar.com diterbitkan oleh PT. BANGKA LIMABELAS MULTIMEDIA, merupakan situs berita dari Sumbar.

Kantor : Jl. Bangka No. 15 Wisma Warta Ulak Karang – Padang (25133)

HP / WA : 081275665100

  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

No Result
View All Result
  • Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In