
AGAM, forumsumbar —Kwartir Cabang 0306 Gerakan Pramuka Agam resmi melepas kontingen yang akan berlaga pada Raimuna Daerah (Raida) VII Sumbar di Padang, yang berlangsung 17–22 November 2025.
Tahun ini, Agam memberangkatkan empat umpi, terdiri dari dua umpi putra dan dua umpi putri, yang siap membawa nama Kabupaten Agam berkibar di kancah Raida.
Umpi Pramuka merupakan satuan terkecil dalam kegiatan besar seperti Raimuna, yang beranggotakan campuran antara Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega. Anggota umpi ini berasal dari satu Kwartir Cabang dan merupakan kelompok yang akan bertugas dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Pelepasan kontingen Kwarcab Agam dilakukan, Senin (17/11/2025), dipimpin oleh Ka Kwarcab Agam Jetson, yang menegaskan bahwa pihaknya telah mempersiapkan seluruh anggota dengan optimal.
“Kami telah mempersiapkan kontingen untuk bisa mengembangkan kreativitas dan menjaga marwah Kabupaten Agam,” ujar Jetson.
Raimuna Daerah sendiri merupakan salah satu agenda besar Gerakan Pramuka yang memberi ruang bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan diri. Rangkaian kegiatan yang berlangsung selama enam hari ini dirancang untuk melatih ketahanan, kreativitas, kolaborasi, serta kemampuan peserta dalam memahami situasi dan mencari solusi atas berbagai persoalan di sekitar mereka.
Mewakili Kamabicab, Sekdakab Agam yang juga Ketua Harian Kwarcab Agam Mhd. Lutfi AR, mengingatkan bahwa Raimuna bukan hanya ajang kompetisi, tetapi wadah pembentukan karakter.
“Ayo cari pengalaman dan tingkatkan kapasitas diri. Gerakan Pramuka adalah wadah yang sangat baik bagi generasi muda untuk berkembang. Raimuna bukan sekadar kompetisi, tapi ruang untuk mempererat silaturahmi dengan berbagai daerah,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa kontingen Agam mampu menunjukkan performa terbaik.
“Saya percaya kontingen Agam bisa meraih prestasi dan memperlihatkan jati diri pramuka sejati. Jaga sportivitas, jaga silaturahmi, dan harumkan nama daerah,” pesannya.
Dengan semangat kebersamaan dan jiwa kepramukaan yang kuat, kontingen Agam pun berangkat menuju Raida VII membawa harapan besar: bukan hanya pulang dengan prestasi, tetapi juga pengalaman berharga untuk masa depan mereka sebagai generasi penerus bangsa.
(R/Kominfo)























