
PADANG, forumsumbar ––Pada saat acara “PUISI MERAH PUTIH; Padusi Baca Puisi”, yang akan digelar Sabtu 9 Agustus 2025, bertempat di Aula Kantor Gubernur Sumbar, Jl Sudirman Padang, rencananya Hamas (Himpunan Media Sumbar) akan menyerahkan penghargaan “Limpapeh Achievement Award” kepada 4 tokoh perempuan Sumbar, dimana salah satunya adalah Hj Emma Yohanna.
Penghargaan ini merupakan apresiasi Hamas atas prestasi, dedikasi dan kiprah Emma Yohanna selama ini yang telah mengangkat harkat dan martabat perempuan (padusi) Minang, dengan menjabat sebagai Anggota DPD RI Periode 2009-2024, selama 3 periode, dan juga sebagai pengusaha, serta memiliki Yayasan Pendidikan Citra Al-Madina yang menaungi PAUD, TK, SD, serta RSIA.
“Hamas menilai dengan prestasi, dedikasi dan kiprah Ibu Hajjah Emma Yohana di dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara selama ini, maka beliau pantas diberikan penghargaan,” ujar Isa Kurniawan dari Hamas, Rabu (6/8/2025).
“Dalam menjalankan amanah masyarakat selama ini, Ibu Hajjah Emma Yohana selalu memberikan solusi kepada daerah dan masyarakat Sumbar,” tambah Isa.
Dengan itu, lanjut Isa, kiprah Emma Yohanna dinilai Hamas telah mengangkat harkat dan martabat padusi Minang, di bidang politik, baik di daerah mapun di pentas nasional.
Selama 15 tahun Emma Yohanna menjadi perwakilan masyarakat Sumbar di lembaga DPD RI, dan eksistensinya telah mengangkat marwah padusi Minang, karena sebagai perempuan mampu menjadi salah satu dari 4 orang yang menjadi utusan Sumbar, dari pertarungan dengan puluhan calon lainnya.
“Bahkan pada Pemilu 2019, Ibu Hajjah Emma Yohana secara spektakuler berhasil mendulang suara sebanyak 530 ribu lebih. Dan itu melebihi perolehan suara salah satu pasangan capres-cawapres di Sumbar,” terang Isa lagi.
Emma Yohanna yang kampungnya di Pasaman Barat, di tahun 2025 ini genap berumur 70 tahun, pernah juga ikut Pilkada Padang 2013, menjadi Calon Walikota berpasangan dengan Wahyu Iramana Putra sebagai Wakil Walikota. Tapi keberuntungan belum berpihak kepada pasangan Emma-Wahyu yang diusung Golkar dan PBB.

“Ini menunjukkan bahwa Ibu Hajjah Emma Yohanna itu adalah seorang petarung. Padusi petarung. Kalau bisa dicontohkan, semangat beliau itu seperti Siti Manggopoh lah. Dan perjuangan beliau ini harus jadi inspirasi dan contoh bagi padusi Minang,” kata Isa.
Disampaikan juga oleh Isa bahwa Emma Yohanna yang merupakan istri dari H Hariadi, pengusaha yang juga Ketua PPP Sumbar, banyak organisasi yang dilakoninya, di antaranya; Korps Himpunan Mahasiswa Islam-Wati (Kohati), Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI), Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), Komunitas Ibu Cerdas Indonesia (KICI), Gebu Minang, Majelis Taklim, dan lainnya.
Selain Emma Yohanna, terang Isa, ada lagi padusi Minang yang dianugerahi Hamas penghargaan “Limpapeh Achievement Award”, yakni Hj Nevi Zuairina (Politisi/Anggota DPR RI), Prof Dr Diana Kartika (Akademisi/Rektor Universitas Bung Hatta), dan Annisa Suci Ramadhani, SH, LLM (Kepala Daerah/Bupati Dharmasraya).
Ditekankan Isa, penghargaan “Limpapeh Achievement Award” ini merupakan bagian dari cara Hamas untuk mengapresiasi para tokoh perempuan Sumbar, yang telah mengharumkan nama Sumbar, atau Ranah Minang, baik di tingkat daerah maupun nasional.
“Sebenarnya Hamas pun telah banyak juga memberikan penghargaan, khususnya kepada para seniman dan wartawan. Kebetulan saat ini kepada padusi Minang. Dan ini adalah versi Hamas. Kalau ada yang lain punya penilaian juga, ya silahkan buat pula,” pungkas Owner forumsumbar.com ini.
(Putrie)























