• Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi
Kamis, April 2, 2026
  • Login
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
  • Kontak
No Result
View All Result
Forum Sumbar
No Result
View All Result

Demonstrasi Angkatan 66 di Bukittinggi, Makmur Hendrik Jadi Target Pembunuhan

27 Maret 2025
in Sejarah
Reading Time: 3min read
Views: 2,065
Makmur Hendrik, Angkatan 66/Pelaku Sejarah. (Foto : Dok)

Oleh: Makmur Hendrik
(Angkatan 66/Pelaku Sejarah)

TAHUN 1966 adalah tahun yang merobah sejarah Republik Indonesia!

Pada saat itu, Partai Komunis Indonesia (PKI) adalah partai yang paling dekat dengan Presiden Soekarno.

Lihat Juga

Sudah Di-ulak, Di-karang; Ulak Karang

Sudah Di-ulak, Di-karang; Ulak Karang

25 November 2025
291
Karena Anti-Komunis, Berkali-kali Bung Hatta Diteror PKI

Karena Anti-Komunis, Berkali-kali Bung Hatta Diteror PKI

8 November 2025
67
Tan Bertepuk Sebelah Tangan

Tan Bertepuk Sebelah Tangan

8 November 2025
121

Setelah peristiwa G30S-PKI di tahun 1965, demonstrasi memenuhi jalan-jalan raya di Republik Indonesia, menuntut agar PKI dibubarkan.

Yang menjadi motor demonstrasi itu adalah Mahasiswa (KAMI/Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia), Pemuda dan Pelajar (KAPPI/Kesatuan Aksi Pemuda dan Pelajar Indonesia), Guru-guru (KAGI/Kesatuan Aksi Guru Indonesia), dan lain-lain.

Saat itu saya Kelas II, Jurusan Mesin STM Negeri Bukittinggi. Atas kesepakatan belasan Ketua OSIS SLTA dan SLTP, saya ditunjuk sebagai Ketua KAPPI Bukittinggi, membawahi Kota-kota di Sumbarut (Sumatera Barat Utara) meliputi; Bukitinggi, Padang Panjang, Payakumbuh, Batusangkar dan sekitarnya.

Saya memimpin belasan kali demonstrasi, yang diikuti siswa-siswi dari belasan SLTA dan SLTP.

Demonstrasi selalu dipusatkan di Kampung Cina. Sebab wilayah itu adalah pusat pemukiman warga Tionghoa, yang menurut data intelijen, 80% warganya pro Partai Komunis Cina.

Kendati demonstrasi sudah berhari-hari, namun Presiden Soekarno tidak bersedia membubarkan PKI.

Demonstrasi Angkatan 66 di Bukittinggi. (Foto : Dok/Makmur Hendrik)

“Salah Tembak”

Dalam demo tanggal 14 September 1966, seorang siswa kelas II STM Negeri Bukittinggi, bernama Ahmad Karim, tewas ditembak dari jarak dekat.

Dalam Sidang Mahmil (Mahkamah Militer) di Padang, tahun 1967 saya hadir sebagai saksi.

Saat duduk, saya terkejut, di sana juga hadir ayah saya, Hendrik Pangandaheng, asal Sulawesi Utara.

Dia adalah Letnan Satu Brimob, dengan jabatan Komandan Kompi di Pekanbaru.

Mengapa dia hadir?

Sebab dalam sidang, terbuka fakta bahwa Ahmad Karim adalah korban “salah tembak”!

Yang “disuruh tembak” adalah Makmur HP, begitu nama saya kala itu.

Mengapa sampai “salah tembak”?

Karena Ahmad Karim mirip dengan saya.

Baik tinggi badan, model sisir rambut dan kumis tipis.

Yang menembak adalah tentara dari Batalyon 132. Asramanya, kala itu, di Birugo, di depan kampus IKIP Bahasa Inggris.

Namanya Z Aspar, pangkat (kalau tidak salah) Prajurit Satu (dua garis merah). Dia orang Padang.

Pada tahun 1967 itu dia dihukum 7 tahun penjara dan dipecat dari TNI.

Tokoh-tokoh KAPPI bertemu Bung Hatta. (Foto : Dok/Makmur Hendrik)

Bertemu Bung Hatta

Setelah peristiwa itu, saya dan beberapa tokoh KAMI Pusat, di antaranya Darlis Zakaria, Presidium KAMI Pusat asal Koto Gadang-Agam, bertemu dengan Wakil Presiden RI Bung Hatta dan mengusulkan agar Batalyon 132 dipindahkan dari Bukittinggi.

Atas wewenang Bung Hatta, Batalyon 132 dipindahkan dari Birugo Bukittinggi ke pinggir Kota Bangkinang di Riau.

Di sana kedudukan Batalyon 132 sampai hari ini!

PKI Dibubarkan Soeharto

PKI akhirnya dibubarkan oleh Jenderal TNI Soeharto, selaku Penerima SP 11 Maret, dari Presiden Soekarno!

Sebagai penerima SP 11 Maret, Jenderal Soeharto tidak hanya membubarkan PKI, tapi sekaligus juga ‘mengambil alih’ Pemerintahan.

Dia memimpin negara sebagai Presiden RI selama 32 tahun!

Terlepas dari masalah politik, suka atau tidak, selama Soeharto menjadi Presiden, negeri ini aman dan sejahtera. Harga-harga murah. Indonesia adalah negara yang disegani serta dihormati oleh negara-negara lain!

Sidang Mahkamah Militer. (Foto : Dok/Makmur Hendrik)

Kenapa Jadi Target Pembunuhan?

Kembali ke awal cerita, mengapa saya yang akan dijadikan target pembunuhan?

Karena:
1. Selaku Ketua KAPPI Bukittinggi, saya belasan kali memimpin demonstrasi menuntut agar PKI dibubarkan.
2. Komandan KOREM yang berkedudukan di Bukittinggi, Kolonel Majiman, adalah “orang PKI”!

Dalam sebuah demo, dia menusukkan tongkat komandonya ke dada saya, sambil mendesis tajam: Jika demo ini tidak kau bubarkan dalam lima menit, berapa Pahlawan Ampera kau mau? Lima atau sepuluh? Kuberi!

Membubarkan demo ratusan siswa dalam 5 menit?

MUSTAHIL!!

Saat itu berpuluh puluh tentara, bersenjata lengkap, dengan bedil berisi peluru tajam, mengawasi demo tersebut dengan wajah beku!

Siap menerima apapun perintah dari Komandan KOREM mereka!

Untung disaat amat kritis itu muncul Ir Januar Muin. Dia adalah tokoh masyarakat yang sangat dihormati siapapun!

Perlahan dia pegang tangan Komandan KOREM, membawanya pergi, sambil berkata:

“Mari Pak Dan Rem, biarkan mereka demo. Mereka kan anak-anak kita,”

Ir Januar Muin berhasil membawa pergi Kolonel Majiman.

Jika tidak, belasan siswa akan jadi korban!

Alhamdulillah. Terimakasih Pak Januar Muin.

Terimakasih.

Jauh hari kelak, kami dengar Kolonel Majiman terlibat PKI, dibuang ke Pulau Buru, dan meninggal disana.

Pulau Buru adalah pulau terpencil di Kepulauan Maluku.

Ke pulau ini orang-orang PKI yang ditangkap dibuang/diasingkan!

Menurut informasi, terdapat belasan ribu orang-orang PKI yang dibuang ke Pulau Buru ini! *)

ShareTweetSendShare
Previous Post

Mutiara Subuh #26: “Jejak Hijrah di Pelupuk Fajar: Merangkai Asa, Menyulam Peradaban”

Next Post

Dukung Program Wako Padang, RW 11 Banuaran Bakal Bentuk Dubalang Swakarsa

BeritaTerkait

Sudah Di-ulak, Di-karang; Ulak Karang
Sejarah

Sudah Di-ulak, Di-karang; Ulak Karang

25 November 2025
291
Karena Anti-Komunis, Berkali-kali Bung Hatta Diteror PKI
Sejarah

Karena Anti-Komunis, Berkali-kali Bung Hatta Diteror PKI

8 November 2025
67
Tan Bertepuk Sebelah Tangan
Sejarah

Tan Bertepuk Sebelah Tangan

8 November 2025
121
Next Post
Dukung Program Wako Padang, RW 11 Banuaran Bakal Bentuk Dubalang Swakarsa

Dukung Program Wako Padang, RW 11 Banuaran Bakal Bentuk Dubalang Swakarsa

Most Viewed Posts

  • Gubernur Sumbar: PSBB Berakhir, Diganti New Normal (36,176)
  • Ranah Minang Berduka, Haji Boy Lestari Dt Palindih Berpulang ke Rahmatullah (35,360)
  • Senin Depan Tidak Juga Cair Bantuan Covid-19, Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Presiden (34,502)
  • VCO (Virgin Coconut Oil) Dapat Digunakan sebagai Obat Membunuh Covid-19 (32,450)
  • Pepatah Petitih Minangkabau tentang Kebersamaan Beserta Maknanya (30,539)
  • Polda Sumbar Dukung PMPI Wujudkan Regenerasi Pertanian Lewat GenZALS 2025 (30,290)
  • Heboh, Satu Orang PDP Covid-19 dari Payakumbuh Meninggal di RSAM Bukittinggi (28,880)
  • Keluarga Besar SMPN 13 Padang Gelar Family Gathering 2025: Deep Learning dan Keakraban (25,200)
  • Meningkatkan Efektivitas Hakim Ad Hoc Tipikor dalam Memberantas Korupsi (24,130)
  • Tabuik, ‘Perang Karbala’ di Jantung Kota Pariaman (23,892)

Berita Lainnya

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

‘Ajo JKA Pulang Kampuang’

20 Februari 2025
151
‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Bangun ‘Rumah Budaya’ Bintang 7 di Taman Budaya Sumbar!

14 Juni 2024
331
‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

‘Sisi Gelap’ DBL Caketum IKA Unand #NoworNever #KitoNanSantiang

30 Juli 2021
484
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Menyala! Dalmenda dan Ka’bati Ikut Baca Puisi

13 Desember 2024
226
“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

“75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”: Pemprov Sumbar Dukung Upaya Pemajuan Kebudayaan

5 Januari 2025
113
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”, Hary: Unand Siap Jadi Episentrum Gerakan Kebudayaan

17 Mei 2025
145
“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

“78 Tahun Sang Maestro Penulis Indonesia Makmur Hendrik”: Unand Menggelegar oleh Puisi

5 Juni 2025
126
“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra and the Ocean of Letters”: A Poetry Collection by Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Indonesian Writer of Satu Pena Sumbar, Indonesian Creator of AI Era, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
188
“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

“Abrar Yusra dan Samudera Aksara”: Kumpulan Puisi Leni Marlina (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena Sumbar, Kreator Era AI, FSM, ACC SHILA)

24 Februari 2025
122

Portal berita forumsumbar.com diterbitkan oleh PT. BANGKA LIMABELAS MULTIMEDIA, merupakan situs berita dari Sumbar.

Kantor : Jl. Bangka No. 15 Wisma Warta Ulak Karang – Padang (25133)

HP / WA : 081275665100

  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

No Result
View All Result
  • Forum Sumbar
  • homepage
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Tim Redaksi

Hak Cipta oleh Forum Sumbar 2022

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In