
PASAMAN BARAT, forumsumbar — Sebanyak 30 guru dari madrasah dan tingkat satuan pendidikan berbeda di lingkungan Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, mengikuti pelatihan selama 6 hari, yang dilaksanakan Balai Diklat Keagamaan (BDK) Padang di Aula Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Simpang Empat, Kabupaten Pasaman Barat.
Pelatihan yang dimulai Senin (13/3/2023) ini, dibuka Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, diwakili Kasubbag Tata Usaha Sufrinas.
Kegiatan melalui Pelatihan Di Wilayah Kerja (PDWK) dengan Pelatihan Penilaian Pembelajaran Berbasis HOTS, merupakan salah satu bentuk tugas dan tanggung jawab BDK Padang, meningkatkan kualitas SDM guru dan pegawai di lingkungan Kementerian Agama, khususnya di Pasaman Barat.
Di Sumatera Barat, menurut panitia Novrizal, kegiatan serupa dengan materi berbeda dilaksanakan di beberapa kabupaten/kota, seperti di lingkungan Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, dengan Pelatihan Penilaian Pembelajaran Berbasis HOTS.
Kepala Kantor, diwakili Kasubbag Tata Usaha Sufrinas, saat membuka pelatihan manyampaikan, atas nama pribadi dan keluarga besar Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya, untuk enam hari ke depan menyelesaikan PDWK bagi guru madrasah dengan satuan pendidikan yang berbeda.
“Peningkatan mutu pendidikan tentu terus dilakukan stakeholder terkait. Salah satunya dengan menerapkan High Order Thinking Skill (HOTS) bagi peserta didik, yang tujuan penerapan HOTS adalah meningkatkan kemampuan berpikir peserta didik pada level yang lebih tinggi, terutama yang berkaitan dengan kemampuan untuk berpikir secara kritis dalam menerima berbagai jenis informasi, berpikir kreatif dalam memecahkan suatu masalah menggunakan pengetahuan,” katanya.
Untuk mendukung penerapan pembelajaran berbasis HOTS, lanjutnya, maka perlu adanya pelatihan bagi para tenaga pendidik terkait penilaian pembelajaran berbasis HOTS.
“Sejalan dengan hal tersebut, BDK Padang menyelenggarakan Pelatihan penilaian pembelajaran berbasis HOTS,” tukasnya.
Selama pelatihan, ingat Sufrinas, pihaknya minta setiap peserta mengikuti pelatihan hingga selesai. Selama pelatihan berlangsung, peserta tentu didampingi panitia, seperti Novrizal, Dani Nul Haq, Mita Fauzana, dan panitia khusus dari kantor. Selama pelatihan, peserta juga didampingi Widyaiswara dari BDK Padang, seperti Nefri Leni.
(gmz)























