PADANG, forumsumbar —Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit menjadi saksi kesepakatan bersama, sekaligus terbentuknya Forum Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (FJKIP) Provinsi Sumbar. Wagub Nasrul Abit juga membubuhkan tanda tangannya di plakat kesepakatan bersama FJKIP.
Usai penandatanganan plakat di Kantor KI Sumbar, Kamis (31/10) lalu, Wagub Nasrul Abit menyampaikan kebanggaannya pada para jurnalis pro-transparansi ini. Karena, dengan perkembangan teknologi informasi saat ini, semua harus terbuka dan transparan. Tidak ada lagi yang mesti ditutup-tutupi. “Saya akan terus mendorong semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di jajaran Pemprov Sumbar untuk terbuka dan transparan. Berikan informasi yang benar dan terbuka agar masyarakat tidak bertanya-tanya lagi pada pemerintah,” ujar Nasrul Abit.
Wagub Nasrul Abit juga mengapresiasi workshop jurnalis yang diselenggarakan KI Sumbar. “Kepada KI Sumbar yang telah menggelar workshop bagi para jurnalis, kita sangat mengapresiasinya. Bagaimanapun, workshop ini adalah dalam upaya memberikan informasi yang terbuka dan transparan pada masyarakat.
Di Sumbar juga telah ada kesepakatan bersama di jajaran pemerintahan bahwa kita akan berikan keterbukaan informasi agar masyarakat tidak bertanya-tanya apa apa yang telah dilakukan pemerintahan,” terang Wagub.
Diakui Ketua KI Sumbar Adrian Tuswandi bahwa terbentuknya FJKIP merupakan bagian dari keinginan KI Sumbar untuk mengandeng media dalam rangka penguatan keterbukaan informasi di Sumbar. “Selama ini memang sudah terjalin sinergitas yang baik antara KI Sumbar dengan media, tapi kita ingin lebih intens lagi. Alhamdulillah kawan-kawan media merespons positif keinginan KI itu, dibuktikan dengan lahirnya kesepakatan bersama puluhan jurnalis membentuk FJKIP Sumbar,” ungkap Adrian.
Diharapkan Adrian, dengan terbentuknya FJKIP Sumbar, maka media dapat menjadi trigger dalam rangka memasifkan keterbukaan informasi di Sumbar.
Sementara itu Wakil Ketua KI Sumbar Nofal Wiska mengatakan, usai workshop sehari yang menghadirkan narasumber anggota DPRD Sumbar yang sekaligus penggagas lahirnya KI Sumbar HM Nurnas dan akademisi dari Fisip Unand Ilham Adelano Azre, akan dilanjutkan dengan studi tiru ke KI Pusat dan PPID Utama DKI Jakarta. (Rel/Ang)






















