PARIAMAN, forumsumbar —Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Wali Kota Pariaman Genius Umar melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama antara Pemko Pariaman dengan Pemprov Sumbar tentang Bantuan Keuangan Bersifat Khusus di Aula Balaikota Pariaman Rabu (16/10).
Bantuan keuangan khusus ini untuk menyikapi perpindahan kewenangan pendidikan SMA/SMK ke pemerintah provinsi. Sementara itu, Pemko Pariaman telah mencanangkan pendidikan gratis mulai dari tingkat SD, SMP, sampai tingkat SMA/SMK. Untuk menjamin program ini bisa berjalan Pemko Pariaman menyediakan anggaran untuk menyubsidi biaya pendidikan tingkat SMA/SMK ini melalui bantuan keuangan khusus ke Pemprov Sumbar.
“Kami ingin kualitas pendidikan di Kota Pariaman ini meningkat dari tingkat SD, SMP, SMA/SMK, sehingga lulusan SMA/SMK nantinya banyak diterima di perguruan tinggi yang berkualitas, misalnya Universitas Indonesia (UI), Universitas Gajah Mada (UGM), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Andalas (Unand), Universitas Negeri Padang (UNP) dan banyak lagi universitas yang terbaik di Indonesia ini, sehingga banyak anak-anak Kota Pariaman ini bisa menjadi pemimpin di masa depan”, ujar Genius Umar.

Asumsinya, lanjut Wako Genius, walaupun Pariaman termasuk kota yang kecil, dimana penduduknya yang sedikit, akan tetapi bisa menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memadai, kualitas SDM yang berkualitas sehingga Kota Pariaman nanti semakin maju ke depan. Dengan kelebihan SDM itu, orang Pariaman bisa berkiprah nantinya di tingkat lokal, nasional maupun internasional.
Kemajuan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama sesuai dengan perannya masing masing. Keterlibatan, guru, orang tua, masyarakat dan swasta bersama dengan pemerintah di semua tingkatan, menurut Genius, diharapkan bisa meningkatkan kualitas pendidikan Kota Pariaman yang dibuktikan dengan meningkatnya persentase tamatan SMA diterima di universitas dan perguruan tinggi negeri, dan persentase penerimaan keluaran SMK diserap di Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).
“Walaupun kami pemerintah kota tidak mempunyai kewenangan dalam hal ini, tetapi anak-anak SMA/SMK ini adalah anak anak kami juga dan kami juga mempunyai tanggung jawab sebagai bagian dari orang tua untuk menyekolahkan anak kami dan sebagian ada uang dari Pemko Pariaman kami serahkan ke Pemprov Sumbar,” sebut wali kota tamatan STPDN itu.
Hal itu, ungkap Genius, untuk meyakinkan lembaga pendidikan SMA/SMK di Kota Pariaman agar bisa mendidik anak-anak dengan baik dengan prioritas SMA banyak diterima di perguruan tinggi berkualitas dan SMK banyak diterima di dunia industri dan dunia kerja.
“Semoga keinginan ini terwujud dengan dukungan dari kita bersama sehingga anak-anak Kota Pariaman mempunyai skill dan SDM yang benar-benar berkualitas,” sebut Genius. (Rel)






















