JAKARTA, forumsumbar —Kerja total kala pandemi dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar akhirnya berbuah manis.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo, Rabu (10/3), serahkan penghargaan Anugerah Penanggulangan Bencana kepada Gubernur Sumbar Mahyeldi saat Rakornas Penanggulangan Bencana Nasional 2021.
“Alhamdulillah, ini penilaian BNPB dengan berbagai indikator, dan anugerah ini merupakan kerja total dan kerja keras semua elemen baik BPBD maupun stakeholder dan Forum Penanggukangan Risiko Bencana (F-PRB) Sumbar,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Sumbar Erman Rahman, saat dihubungi media Kamis (11/3) malam.
Pada sesi Rakornas, Sumbar dinilai mampu menyinergikan sumber daya yang ada dan melibatkan banyak unsur dalam penanggulangan bencana, untuk itu Provinsi Sumatera Barat diganjar penghargaan bidang penanggulangan bencana oleh BNPB.
Sumbar mendapatkan anugerah bersama 25 pemerintah daerah lainnya di Indonesia, media, dunia usaha, masyarakat, dan perguruan tinggi.
Anugerah tersebut, lanjut Erman, disampaikan langsung Kepala BNPB Doni Monardo, dalam sesi Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Penanggulangan Bencana Tahun 2021 dengan tema “Tangguh Menghadapi Bencana”, yang dilaksanakan secara virtual oleh BNPB.
Gubernur Sumbar Mahyeldi, didampingi Kalaksa BPBD Erman Rahman dan Kadis Kominfo Jasman, mengapresiasi atas penghargaan yang didapat tersebut.
“Saya berharap dengan raihan penghargaan ini, BPBD Sumbar bisa lebih baik dan lebih cepat dalam penanganan bencana.
Kalaksa BPBD Pak Erman Rahman juga harus tetap berkoordinasi dengan OPD dan kelompok-kelompok masyarakat sehingga ketika terjadi bencana bisa cepat penanganannya. Dukungan teknologi untuk memprediksi juga sangat penting, termasuk juga sarana komunikasi agar cepat informasinya,” ujar Mahyeldi
Gubernur juga berpesan agar terus dilakukan peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan-pelatihan penanggulangan bencana untuk relawan-relawan tanggap bencana, termasuk tim reaksi cepat (TRC) yang ada di beberapa OPD.
Kalaksa BPBD Sumbar, Erman Rahman usai penerimaan penghargaan juga memastikan anugerah dari BNPB bukan prestasi pemerintah semata.
“Tidak kita semata, karena dalam penanggulangan bencana, pemerintah daerah melalui BPBD Sumbar selalu bersinergi dengan melibatkan banyak unsur, baik masyarakat maupun swasta. Kita di Sumbar ini dinilai selalu melibatkan seluruh komponen dalam upaya penanggulangan bencana. Ada keterlibatan semua unsur, jadi tidak pemerintah saja, sehingga kita dianggap berhasil dalam sinergi penanggulangan bencana,” ujar Erman.
Pihak BPBD Sumbar, kata Erman, akan menjadikan penghargaan ini sebagai pemacu semangat untuk semakin komit dalam penanggulangan bencana di Sumbar.
(Rel/doa-mmc-kominfosb/ bbpdsb)






















